Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

1.118 Kartu Tangkap Benih Lobster Dibagikan, Gubernur: Minta Nelayan Tetap Jaga Kelestarian

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah membagikan 1.118 kartu penangkap benih bening lobster kepada para nelayan di Provinsi Bengkulu, penyerahan di lakukan di PPI pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, Selasa (18/8/20).

Rohidin mengatakan, Bengkulu memiliki potensi laut yang sangat besar, dengan begitu para nelayan dapat memanfaatkan kekayaan alam tersebut.

“Laut layaknya kebun bagi nelayan, lobster menjadi sumber pendapatan baru yang selama ini dilarang, namun saat ini sudah dilegalkan dan selayaknya dimanfaatkan dengan baik,” ujar Gubernur.

Menurut Gubernur, nelayan perlu memikirkan untuk kedepan, dimana lokasi laut atau tempat zonasi yang dapat dilakukan budidaya. Dengan demikian sumber daya ini tidak akan habis dalam jangka panjang.

Baca juga : Haryadi: Peningkatan Penataan Anggota, Wujudkan PGRI Organisasi Mandiri dan Profesional

“Benih lobster kita sangat melimpah, namun jangan diambil semua benihnya. Jika tidak ada pembesaran atau budidaya mungkin 5 hingga 10 tahun akan habis. Pemerintah berharap nelayan dapat sejahtera, namun kelestariannya tetap terjaga,” terang Rohidin.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bengkulu Sri Hartati menyampaikan, penerbitan kartu ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 12 Tahun 2020 tentang pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan di wilayah Negara RI.

“Saat ini nelayan di Kota Bengkulu, Kaur, Seluma, Bengkulu Selatan, dan Bengkulu Utara sudah ditetapkan memiliki kartu ini, tinggal 2 kabupaten lagi yaitu Mukomuko dan Bengkulu Tengah. Sebelumnya ada 2.428 nelayan yang mengajukan permohonan, namun baru 1.118 yang dipenuhi untuk memperoleh kartu,” jelas Sri.

Baca juga : 2 Kali Diguncang Gempa, Takut Tsunami Sebagian Warga Beringin Raya Pilih Evakuasi ke UNIB

Perwakilan nelayan teluk sepang, Saifudin Anwar mengatakan kartu ini sangatlah membantu para nelayan penangkap benih lobster, sehingga dapat memperoleh hasil tangkapan yang melimpah dan kesejahteraannya pun ikut meningkat.

“Terimakasih, berkat terbitnya kartu ini nelayan bebas, tidak lagi was was dalam menangkap benih lobster tanpa melanggar hukum,” pungkas Saifudin yang sudah 10 tahun lebih berprofesi sebagai nelayan. (red/mcpb)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: