Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

12 Milliar Pemprov Bengkulu Fokus Perkuat UMKM dan Kesehatan

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Yuliswani menyampaikan usai rapat bersama TAPD di ruang rapat rafflesia, Selasa (28/7/20), penyaluran Dana Insentif Daerah (DID) dari Pemerintah Pusat senilai 12,2 Milliar akan difokuskan memperkuat sektor kesehatan dan UMKM.

Dikataknnya, ada beberapa OPD teknis yang akan mendapatkan penyaluran DID diantaranya RSUD M. Yunus, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Dinas Kelautan dan Perikanan.

“Kita sedang upayakan, DID dapat segera cair pada tahap pertama yaitu bulan September mendatang. Untuk itu, OPD teknis sedang merumuskan program apa saja yang akan dilakukan berkaitan dengan penanganan Covid-19 dan segera diusulkan ke Kemenkeu. Nantinya difokuskan penerimanya para pelaku UMKM sehingga dana yang diturunkan nanti dapat berkelanjutan,” ujar Yuliswani.

Baca juga : Gubernur Rohidin, Jawab Kritikan Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Bengkulu

Yulis menambahkan, UMKM penerima bantuan adalah seluruh usaha yang sudah memiliki omset, bukan usaha baru. Sedangkan, untuk bidang kesehatan nantinya diperuntukkan untuk pembangunan Laboratorium RSUD M.Yunus, mesin PCR serta kelengkapannya.

“Apapun usahanya boleh, asal masuk dalam kategori usaha kecil mikro dan menengah, dan syaratnya usaha tersebut sudah berjalan, jadi nanti kita dapat memberikan bantuan dari segi penambahan modal usaha, pelatihan, maupun peralatan. Terakhir, dana ini juga akan digunakan untuk pembangunan laboratorium pemeriksaan Covid-19 di RSUD M.Yunus,” jelasnya.

Sementara, Kabid anggaran BPKAD Tomi mengatakan fokus utama penyaluran dana DID adalah UMKM dan Kesehatan. Hal ini, sesuai edaran Menteri Keuangan yaitu memperkuat UMKM dan Penanganan kesehatan masyarakat.

Baca juga : Pemprov Akan Utus 34 Kafilah pada MTQ Nasional XXVIII 2020 di Sumatera Barat

“DID ini murni untuk penanganan Covid-19, tidak dapat dialihkan untuk ke bidang lain. Jadi, kita fokuskan untuk memperkuat UMKM, IKM, dan Kesehatan,” pungkas Tomi.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari Pemerintah Pusat senilai 12,2 Milliar.

Hal ini atas Kinerja Baik selama penanganan Covid-19. Peruntukan DID difokuskan untuk bidang kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pasca Covid-19.(red/mcpb)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: