Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

3 Pilar Sekolah Alam Indonesia (SAI) Bengkulu

BENGKULU, RR – Pendidikan adalah salah satu pondasi paling penting dalam pembangunan bangsa, jika pendidikan baik tentu baik pula suatu bangsa, begitupun sebaliknya jika pendidikan suatu bangsa lemah tentu lemah pula suatu bangsa. Ada hal menarik pendidikan yang dilakukan oleh Yayasan Sahabat Alam Raflesia Bengkulu yang memiliki ciri khas pengelolaan pendidikan sekolah di alam bebas, sekolah ini disebut dengan Sekolah Alam Indonesia (SAI) Bengkulu yang berlokasi di Jl. Pariwisata No 1 Kelurahan Lempuing, Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu.

Principal SAI Bengkulu, Sujatino menjelaskan tiga pilar Sekolah Alam Indonesia (SAI) Bengkulu.

“Tiga pilar Sekolah Alam Indonesia (SAI) Bengkulu yaitu pertama akhlak, dengan cara melakukan pembiasaan ibadah dan kepribadian. Pembiasaan ibadah di SAI pertama ketika datang ke sekolah siswa harus mengucapkan salam, setiap pagi sebelum belajar anak-anak latihan wudhu, sholat dhuha, belajar tahsin, belajar tahfidz, itu adalah sebagian kecil pembiasaan akhlak dalam ibadah. Sedangkan dalam kepribadian siswa ditanamkan empat kata ajaib yang harus didapatkan misal, permisi, izin, minta tolong, kemudian mengucapkan terima kasih.
Kedua leadership, dengan melakukan banyak kegiatan outbound, memanah, berenang, the camp yaitu kegiatan berlatih menginap di sekolah dua hari satu malam untuk kelas Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) dua hari tiga malam.
Ketiga keterampilan berfikir, anak-anak SAI dibiasakan tradisi ilmiah, dimulai dari anak-anak TK research penelitian sederhana disesuaikan tema pembelajaran dan ada juga belajar membangun kewirausahaan dalam satu tahun sekali ada namanya tema market day mulai diajarkan menyusun strategi dari mulai bagaimana cara membuatnya, menjualnya, harganya berapa, untungnya berapa, jadi dari TK SAI anak-anak sudah diajarkan,” tutur Sujat, senior SAI Bengkulu, Senin (6/8).

Sekolah Alam Indonesia (SAI) Bengkulu juga tentunya memiliki jadwal pelajaran yang tidak kalah dengan sekolah-sekolah pada umumnya. Dalam satu pekan siswa siswinya diberi pelajaran dengan pembagian waktu dan materi.

“Senin sampai Rabu pembelajaran kognitif, ada IPA, IPS, matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, seni, Kamis pembelajaran kepemimpinan, Jum’at senam pagi dan pembelajaran berkebun,” jelas Sujat.

Sekolah adalah pendidikan paling penting dalam perubahan sikap anak, namun sekolah juga tidak bisa berdiri sendiri tanpa kerjasama orangtua. Di SAI Bengkulu orangtua sebagai partner untuk sama-sama mendidik anak-anak menjadi generasi yang lebih baik.

“Sebagai wadah bagaimana orangtua bersinergi dengan sekolah, jika sekolah kita katakan bengkel maka yang terjadi adalah jika barang saya rusak kemudian masuk bengkel orangtua hanya tahu sudah jadi. Sekolah bukan bengkel tapi sekolah adalah partner bagi orangtua,” kata Agus Taifur, fasilitator SAI Bengkulu.

FATKUR ROHMAN

Foto utama: Salah satu kegiatan SAI Bengkulu yaitu Tracking jelajah alam

Archery

Parenting

Outing ke TWA Seblat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: