Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238

Ada Pungli di Bedah Rumah Benteng, Warga Lapor Kejati

BENGKULU, RR – Diduga ada mark up harga dan pungutan liar (Pungli) bahan material dalam program Bedah Rumah di 4 desa di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Tokoh masyarakat Desa Sunda Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa, Kenedi Jumat pagi (11/8) melaporkan hal itu ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu.

“Tadi hanya ada penambahan untuk alat bukti bahwa benar terjadinya Pungli dan Mark up didalam program bedah rumah,” ungkap Kenedi usai menyerahkan berkas laporannya.

Sebelumnya, Kenedi juga telah menyampaikan laporan perihal adanya Mark Up dan Pungli pada program bedah rumah di 4 desa yaitu Desa Sri katon, Desa Sunda Kelapa, Desa Kembang Ayun, Desa Sidoharjo.

Dijelaskan pada laporan sebelumnya itu bahwa total penerima bantuan bedah rumah dari 4 desa tersebut sebanyak 301 KK. Khusus untuk Desa Sunda Kelapa sebanyak 80 kk.

“Untuk biaya 1 rumahnya itu Rp 15 juta yang diterima setiap KK (Kepala Keluarga). Untuk material itu sendiri dipesan oleh pihak fasilitator dan koordinator dari Pemkab Benteng, dan semuanya itu tidak sesuai draf yang ada baik dari toko material maupun harga per materialnya,” paparnya.

“Kami berharap kepada Kajati untuk menanggapi laporan ini. Karena ini program untuk orang miskin. Kami berharap supaya kasus ini jangan dihentikan,” harapnya.

Laporan dari masyarakat Kabupaten Benteng itu diterima langsung oleh Kasidik Kejati Bengkulu, Dodi Boedi Raharjo.

Kajati Bengkulu, Baginda Polin Lumban Gaol SH, MH melalui Kasi Penkum Kejati Bengkulu, Ahmad Fuadi SH, MH membenarkan adanya laporan dari warga Kabupaten Benteng perihal adanya dugaan mark up dan Pungli pada program bedah rumah. Dia mengungkapkan akan mempelajari dan mendalami terlebih dahulu laporan tersebut.

“Benar laporannya sudah kita terima. Saat ini kita pelajari dulu,” pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa program bedah rumah itu merupakan program pemerintah pusat, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.(007)

adminadmin

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: