Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Alat Giling Karet, Tingkatkan Kualitas dan Nilai Tambah Petani

Seluma, ReportaseRakyat.com – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meresmikan penggilingan karet siap ekspor di Desa Napal Jungur, Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma. Alat giling dibangun untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah.

“Jadi kita membangun beberapa buah pabrik mini untuk pengolahan karet hasil petani, dan nantinya karet yang berbentuk getah segar bisa langsung diolah di kebun masing-masing, sehingga punya bahan jadi,” ungkap Rohidin.

Rohidin menambahkan bahwa hasil yang sudah dalam bentuk karet lempengan tersebut sudah siap diekspor.

Baca juga : BUMP Terbukti Mampu Makmurkan Para Peternak

“Permintaannya sudah kita buat kontraknya dengan India yang bisa diekspor dengan nilai tambah yang cukup baik. Nah dengan pola begini kita harapkan harga karet pada tingkat petani ini menjadi lebih baik dan kemudian stabil,” jelasnya.

Mesin penggiling karet yang juga menjadi pilot project ini, merupakan hasil kerjasama antara Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Geo Makmur dengan investor asal India Lalitkumar Ratilal. Dengan harapan dapat mendorong produktifitas dan juga peningakatan nilai jual karet, sehingga pendapatan petani akan meningkat.

“Saya adalah anak petani, makanya saya ingin petani di sini bisa sukses bersama. Bukan investor saja yang sukses, tetapi para petani juga harus sukses, untung bersama, kita bahagia bersama. Yang harus diingat semua itu perlu kerja bersama juga,” tegas Lalitkumar.

Semantara itu, salah seorang petani karet Zayrana Rait menyebutkan, keberadaan penggiling karet ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan mereka.

Baca juga : Gubernur, Resmikan Pabrik Mini Pengilingan Karet di Seluma

“Saya ini petani, jujur saja petani karet ini miskin dan itu tidak terbantahkan. Dengan adanya mesin penggilingan karet ini artinya kami petani mulai menggunakan teknologi, ini sebagai salah satu jalan keluar agar untuk meningkatkan kualitas karet yang kami miliki,” jelas Zayrana.

Ia menambahkan, di sini terdapat 21 kelompok tani dengan anggota 1.058 kepala keluarga. Lahan garapan produktif seluas 3.000 hektar dan yang belum produktif seluas 1.400 hektar.

“Seluma memiliki kualitas karet yang bagus, kalau didukung dengan teknologi tentu hasilnya akan tambah bagus. Mesin penggiling karet ini bisa memproduksi lembaran karet sebanyak satu ton perhari,” tambahnya.

Mesin penggiling karet ini tidak hanya akan ada di Napal Jungur, tetapi juga akan segera beroperasi di enam lokasi lain di Seluma.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: