Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238

Cegah Kesalahan Isi Intrumen Akreditasi Dengan Bimtek

BENGKULU, RR – Badan Akreditasi Provinsi (BAP) Bengkulu setiap tahun rutin menggelar agenda bimbingan teknis (Bimtek) akreditasi kepada para Kepala Sekolah (Kepsek).

Menurut anggota BAP Bengkulu Drs. Budianta, agenda Bimtek digelar untuk melatih para Kepala Sekolah dalam melakukan pengisian perangkat instrumen akreditasi yang benar sesuai dengan SOP. Sebab, tidak bisa dipungkiri masih ada Kepala Sekolah yang belum bisa mengisi perangkat akreditasi dengan benar.

“Isi instrumen akreditasi yang dibuat oleh Kepsek bisa mempengaruhi penilaian akreditasi terhadap suatu sekolah. Jika mengisinya salah bisa merugikan pihak sekolah, sekolah yang tadinya bisa mendapatkan akreditasi A bisa saja mendapatkan predikat akreditasi B atau C jika salah mengisi instrumen,” imbuhnya.

Pengisian instrumen, lanjut dia, mencakup delapan standar pendidikan, meliputi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian pendidikan.

“Tahun lalu ada ratusan Sekolah/Madrasah (S/M) di Provinsi Bengkulu yang telah terakreditasi oleh BAP,” bebernya.

Dijelaskan, prioritas utama sekolah yang di akreditasi tersebut adalah sekolah yang terletak di daerah yang sangat sulit dijangkau dan sekolah-sekolah yang baru berdiri.

Ditambahkan, sekolah juga akan dikenakan sanksi tegas jika tak jujur mengisi instrumen akreditasi yang diberikan oleh BAP.

Adapun sanksi itu berupa penurunan grade akreditasi sekolah. Jadi sekolah yang tadinya mendapatkan akreditasi A, jika tidak jujur mengisi instrumen akreditasi maka akreditasinya bisa diturunkan.

“Kalau data instrumennya tidak sesuai dengan fakta dilapangan saat divisitasi oleh tim BAP, tentu sanksinya akreditasi sekolah akan diturunkan, misal yang tadinya akeditasinya A bisa menjadi C bahkan dibatalkan akreditasinya. Selain penurunan grade akreditasi, pihak sekolah juga akan dikenakan sanksi moral, jadi pihak sekolah diminta jujur mengisi instrumennya,” jelasnya.

Dijelaskan lebih lanjut, sebelumnya sudah ada sekolah yang diberikan sanksi tegas karena tidak jujur mengisi form instrumen akreditasi.

“Bimtek akreditasi yang diberikan kepada sekolah salah satu tujuannya untuk menghindari agar pihak sekolah tidak salah dalam mengisi instrumen akreditasi,” tutupnya. (001)

adminadmin

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: