Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Dekranas Kota Bengkulu, Yakin Pemasaran Produk Kerajinan Secara Digital

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Dampak pandemi Covid-19 sangat berpengaruh pada pemasaran produk kerajinan serta UMKM baik di tingkat daerah termasuk Kota Bengkulu maupun secara nasional. Namun demikian, Dekranas Kota Bengkulu tetap optimis bisa kembali memulihkan kondisi ekonomi para pelaku usaha atau wirausahawan serta meningkatkan kembali pemasaran produk kerajinan lokal secara digital.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Perindag) Kota Bengkulu Dewi Dharma, saat mengikui kegitan Musyawarah Nasional (Munas) Dekranas tahun 2020 digelar secara virtual, Rabu (19/8/20) dengan tema Segi Positif Pandemi Covid-19, Momentum Percepatan Digitalisasi Pasar Kerajinan Menuju Industri 4.0.

Artinya kata Dewi, semua wirausahawan atau pengrajin produk lokal harus terus diberikan edukasi untuk berinovasi.

“Dengan adanya Munas ini, kita tetap optimis bisa kembali meningkatkan penjualan atau pemasaran produk daerah, walaupun selama pandemi ini banyak kendala dari sisi pemasaran dan promo. Tetapi kita akan tetap melakukannya secara digitalisasi melalui online atau pasar-pasar digital,” kata Dewi.

Baca juga : Gempa 6.9 dan 6.8 SR, 8 Rumah Rusak Ringan Pagar Puskesmas Roboh

Munas dipimpin oleh Ketua Umum Dekranas Pusat Hj Wury Ma’ruf Amin. Diikuti Ketua Dekranas Kota Bengkulu Hj. Khairunisa Helmi Hasan bersama Kadis Perindag Dewi Dharma dan Kadis Pendidikan Rosmayetti dan Ibu-ibu PKK. Serta 490 peserta se-Indonesia.

Hj Wury Ma’ruf Amin mengatakan, bahwa tema yang diangkat sangat kontekstual dan relevan dengan situasi saat ini. Dampak pandemi Covid-19 mengurangi penjualan hasil kerajinan dan UMKM. Maka peran Dekranas harus terus mendorong dan mendukung para pengrajin untuk memanfaatkan teknologi digital, sehingga diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas untuk membantu pemasaran produk lokal Indonesia.

“Kita harus adaptasi dengan kebiasaan baru saat ini. Peningkatan kualitas kemasan, peningkatan desain produk dan branding. Melalui Munas ini saya ajak seluruh hadirin untuk mendukung program pemerintah yakni gerakan nasional melalui kampanye bangga buatan Indonesia,” kata Wury.

Baca juga : Pergub Wajib Pakai Masker di Bengkulu Masih dalam Kajian

Dia menjelaskan, kampanye ini perlu didukung dengan peningkatan kualitas serta design produk yang lebih baik sesuai selera pasar. Di kondisi saat ini Dekranas sangat penting fungsinya dalam membantu pemerintah membina pengrajin Indonesia.

“Mari kita jadikan momen Munas ini sebagai langkah penting organisasi dalam mengembangkan kerajinan Indonesia dengan memanfaatkan teknologi digital,” tegas Wury.(red/mckb)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: