Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Dongkrak Ekonomi Saat Pandemi, Bupati BS Minta Percepat Pencairan DAK Fisik 2020

Bengkulu Selatan, ReportaseRakyat.com – Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi meminta Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik yang ada di beberapa kegiatan di Kabupaten Bengkulu Selatan agar bisa dipercepat proses pencairannya. Ini penting guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan menambah perputaran uang beredar di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bengkulu Selatan pada saat Sosialisasi DAK Fisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Hotel Grand Seven One, Senin (13/7/2020).

Dikatakan Gusnan, dengan dimulainya pekerjaan DAK fisik, seperti pembangunan gedung dan rehab ruang belajar sekolah, maka akan memberikan multiplier effect. Juga dapat menambah penghasilan masyarakat, terutama di masa pandemi Covid-19 ini.

Baca juga : Musrenbang Pertanian 2020, Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

“Dengan dimulainya kegiatan DAK Fisik, maka akan menyerap tenaga kerja dari masyarakat. Selain itu usaha material baik dikelola oleh masyarakat seperti batu bata akan laku terjual. Usaha toko bangunan akan kembali bergeliat, termasuk juga akan berpengaruh terhadap tukang muat material, orang yang bekerja di toko material kembali akan bersemangat. Karena ekonomi kembali berputar, uang beredar di masyarakat bertambah, pedagang, pasar akan ikut terdongkrak. Banyak manfaatnya,” jelas Gusnan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan, Rispin Junaidi melalui PPTK DAK Fisik menyampaikan bahwa total DAK fisik bidang pendidikan yang akan mengalir ke Bengkulu Selatan mencapai Rp 36 miliar.

“DAK senilai Rp 36 miliar tersebut akan tersebar ke 97 satuan pendidikan TK, PAUD, SKB, SMP dan Sekolah Dasar se Bengkulu Selatan. Berbagai kegiatan DAK fisik tersebut diantaranya rehab ruang belajar, rehab gedung perpustakaan, pembangunan jamban, pembangunan ruang belajar dan laboratorium,” ungkap Rispin Junaidi.(Awan)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: