Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Gubernur Rohidin: Jujur Modal Utama Meraih Sukses, Apapun Profesinya

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Jujur dan sunguh-sungguh modal yang harus dimiliki sesorang untuk meraih kesuksesan, apapun profesinya. Kata Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat memberikan motivasi pada pembukaan pendidikan karakter dan pemberian santunan bagi asisten rumah tangga yang digelar oleh Komisi Pemberdayaan Perempuan Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (PPRK MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu, di Balai Raya Semarak Bengkulu, Sabtu (18/7/20).

“Orang akan berhasil apapun profesinya, asisten rumah tangga saja jika sudah menerapkan dua hal tersebut, tidak usah bilang mau gaji berapa, pasti tuan rumah naikkan gajinya karena jujur dan sungguh-sungguh itu,” jelas Gubernur Rohidin.

Gubernur Rohidin mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan seperti ini, dimana dapat meningkatkan ilmu-ilmu yang berguna bagi para asisten rumah tangga.

Baca juga : Percantik Wisata Pantai Panjang, Penataan Bangunan Kawasan Pesisir Segmen 2 Dimulai

“Kegiatan-kegiatan pemberdayaan seperti ini sangat bagus. Akan kita support, karena tidak semua bisa pemerintah jangkau untuk kegiatan kemasyarakatan kalau tanpa organisasi fungsional seperti  ini,” ungkap Gubernur.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Rohidin secara simbolis juga memberikan bantuan Dana Pendidikan kepada perwakilan Siswa SMTA se-Provinsi Bengkulu dari 5 Kabupaten di Provinsi Bengkulu.

Ketua MUI Provinsi Bengkulu Komisi Bidang Pemberdayaan Perempuan Remaja dan Keluarga (PPRK) Yuslidar menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan Komisi PPRK MUI ini sempat terhambat karena pandemi Covid-19 namun akhirnya dapat terselenggara pada hari ini.

Baca juga : Gubernur, Hak Perangkat Desa Harus Tetap Dilindungi

“Kegiatannya ada dua yang pertama bantuan untuk anak SMA, kita berharap di masa Covid ini, mudah-mudahan bisa membantu mereka ke tingkat pendidikan seterusnya, kemudian ada pendidikan juga santunan untuk para ibu-ibu asisten rumah tangga,” jelas Yuslidar.

Adapun bantuan serta santunan yang diberikan merupakan kerja sama bersama Baznas serta Donatur PPRK.

“Jumlah penerima ada 50 orang siswa dari 5 Kabupaten, tetapi karena keterbatasan hanya diwakili 1 orang per Kabupaten, untuk ART 25 orang, semua dari Kota Bengkulu,” terang Yuslidar.(rilis)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: