Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037

Gubernur: tidak Masalah Dana Desa Dialokasikan untuk Insentif Petugas Pendamping PPA

BENGKULU, RR – Gubernur Bengkulu DR. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA usai dari membuka acara kegiatan sosialisasi dan pelantikan Satuan Petugas (Satgas) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang bertempat di Hotel Rafles City Selasa, (12/2) mengatakan, ia sangat mengapresiasi atas terobosan sikap dan langkah DP3A (Dinas Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Provinsi Bengkulu telah mengajak semua elemen lintas sektoral duduk bersama membahas upaya meminimalisir dan menekan laju angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan anak.

“Setidaknya dalam satu Desa atau Kelurahan itu terdapat lima satgas Pendamping PPA. Masing-masing Satgas Pendamping PPA ini ada baiknya diberikan honorium gaji yang diambil dari Dana Desa (DD). Jadi, tidak masalah Dana Desa (DD) dialokasikan juga untuk insentif petugas Pendamping PPA ini,” tegas Rohidin.

Terkait besarnya angka Honorium untuk Pendamping PPA disuatu Desa/Kelurahan nantinya, Gubernur Bengkulu ini saat ditanya sejumlah Jurnalis belum bisa menjawab secara riil karena berdasarkan beban anggaran di suatu Desa.

“Hal ini kembali lagi pada kebijakan masing-masing Kepala Desa (Kades) atau Lurahnya. Jelas, saran saya agar lebih optimal dan maksimal dalam penanggulangan dan pencegahan kekerasan pada PPA harus diberi honorium sebagai upah lelah kinerja mereka,” tutupnya. [ACU]

Foto: Gubernur Bengkulu DR. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: