Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Harga Ikan Gaguk Naik Jadi Rp 25 Ribu/Kg

KOTA BENGKULU, RR – Faktor cuaca buruk dan faktor susahnya hasil tangkap ikan nelayan yang terjadi beberapa akhir ini mempengaruhi harga ikan laut, khususnya ikan Gaguk yang mengalami kenaikan menjadi Rp 25 ribu/kg.

Harga ikan gaguk yang merupakan ikan konsumsi lokal terpaksa dijual dengan harga Rp 25 ribu per kilogram, biasanya hanya berkisar Rp 20 ribu per kilogram.

Pedagang ikan di jalan pantai kelurahan Pasar Bengkulu, Jaka mengatakan bahwa ikan laut khususnya ikan gaguk mengalami kenaikan sebesar Rp 5.000/kg. Namun, kenaikan ini tidak hanya terjadi dengan gaguk saja dan hampir semua jenis ikan laut yang lain juga naik.

“Ikan gaguk naik jadi Rp 25 ribu/kg biasanya Rp 20 ribu/kg. Hampir semua ikan laut yang lain juga naik,” ucap Jaka saat berbincang dengan wartawan reportaserakyat.com di lapaknya, Selasa (5/18).

Jaka juga menjelaskan, kenaikan harga ikan gaguk dan ikan laut lainnya terjadi karena faktor cuaca buruk yang terjadi dan juga faktor musim ikan yang susah untuk ditangkap.

Bambang yang merupakan salah satu nelayan Tradisional menyampaikan kondisi nelayan yang saat ini memang sedang kesusahan untuk mendapatkan ikan saat dilaut.

“Kondisi saat ini ikan susah ditangkap, selain itu juga kadang-kadang badai (cuaca buruk). Modal kami untuk melaut kadang pas pulang ikan yang kami dapatkan hanya balek modal,” ungkap Bambang.

FERRY SANDRIA

One Response to Harga Ikan Gaguk Naik Jadi Rp 25 Ribu/Kg

  1. David Selan berkata:

    Fantor pemicu kenaikan harga. Harusnya ditelusuri dan segera diambil tindakan solusi oleh pemerintah agar masyarakat tidak dibebani dengan hai cost ekonomi, bayangkan saja jika kondisi ekonomi masyarakat sedang dilanda dengan berbagai persoalan ekonomi, sulit mendapatkan uang, krn pasar uang diperketat, suku bunga kredit masih tinggi, uang yang beredar di pasar sedikit, krn banyak Kepala daerah yang sdh menjadi tahanan krn persoalan kkn(memang harus ditertibkan oleh pemerintah) dan kita harus berikan apresiasi, tetapi mari kita hitung secara matematis, ttg jumlah uang yang semestinya beredar dan digunakan oleh masyarakat, dan kebutuhan terhadap uang itu sendiri, didalam teori ekonomi sudah cukup jelas, apabila kebijakan uang ketat dilakukan, maka pemerintah harus menurunkan suku bunga kredit agar uang dapat leluasa ada dalam masyarakat, agar tercipta keseimbangan, ini harus dianalisis secara baik, karena kami tidak mau jika kondisi ini dijadikan oleh para politikus yang membeberkan kegagalan pak Presiden Jokowi, beliu sdh cukup berhasil menjawab persoalan keadilan Sosial, antara ekonomi barat dan timur. Sudah banyak fakta keberhasilan PAK Preseden Jokowi, untuk itu maka pada menteri harus kerja maksimal untuk membawa persoalan kenaikan harga akhir ini.
    Ada pernyataan konyol oleh orang orang tidak bertanggung jawab, apabila harga telur naik, manusia disuruh bertelur,, nggak benar ini, banyak orang sudah mulai sakit,,,
    Bukan nya memberikan pemikiran cerdas untuk Menjawab persoalan bangsa malah guyon meluluh,, kalau ada pejabat negara seperti ini harusnya ditegur,, dan bila perlu diganti karena tidak serius mengurus masalah bangsa,,
    Sekian terima kasih, Wasalam

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: