Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Nelayan Kota Bengkulu Dapat Bantuan 348 Alat Konversi BBM-BBG

Jakarta, ReportaseRakyat.com – Alhasil lobi Wali Kota Helmi Hasan di Kementerian SDM, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mendapat bantuan peralatan konversi BBM-BBG sebanyak 348 paket. Peralatan konversi ini nantinya akan diperutukan bagi 348 nelayan Kota Bengkulu yang memiliki kapal berukuran di bawah 5 GT dan telah memenuhi kriteria program konversi BBM-BBG.

“Program ini adalah untuk peningkatan para nelayan di Kota Bengkulu, sehingga mampu mengoptimalkan hasil tangkap dengan sistem dan teknologi yang ramah lingkungan,” ujar Alimuddin Baso Direktur Perencanaan dan Pembangunan Insfratruktur Migas Ditjen Migas Kementerian ESDM, di hadapan Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan, yang didampingi Kadis DKP, Sekwan dan Plt Kadis Kominfosan, Selasa (28/7/2020) di Gedung Ibnu Sutowo lantai 9. Jalan HR. Rasuna Said Kav B-5 kuningan Jakarta Selatan.

Selain itu, sambungnya, tingginya biaya operasional untuk kegiatan penangkapan ikan seringkali dijadikan alasan para nelayan setiap akan melaut.

Baca juga : Pemprov Bengkulu Salurkan 3 Ton Beras, Bantu Warga Ipuh Terdampak Banjir

“Program ini akan memberikan solusi dalam mengatasi kelangkaan BBM dengan menyediakan alternatif penggunaan BBG yang sudah dikenal masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan mengatakan, Pemkot menyambut baik dan memberikan apresiasi yang besar atas perhatian dari Kementerian ESDM kepada para nelayan Bengkulu.

“Ini penting untuk peningkatan kesejahteraan nelayan. Program ini patut juga diberikan apreasiasi, karena sekaligus mendukung penyelamatan lingkungan dengan menekan emisi gas karbon monoksida atau gas buang. Termasuk mengurangi kerusakan terumbu karang akibat tumpahan minyak dari perahu nelayan, terpenting lagi dapat membantu mengelola ekonomi masyarakat nelayan agar lebih sejahtera,” ujar Helmi.

Kepala Dinas DKP Syafriandi mengatakan, ada tiga keuntungan dari manfaat gas sebagai bahan bakar bagi nelayan.

Baca juga : 12 Milliar Pemprov Bengkulu Fokus Perkuat UMKM dan Kesehatan

“Pertama penghasilan nelayan akan meningkat seiring dengan menurunnya pengeluaran untuk konsumsi bahan bakar, kedua, availability yakni ketersediaan lebih mudah jika dibandingkan membeli solar, dan ketiga lebih ramah lingkungan,” terangnya.

Kata Syafriandi, agar program ini bisa berjalan dengan baik, efisien dan efektif, diharapkan dalam APBDP tahun ini mendapat dukungan untuk pengadaan tabung gasnya.

Pertemuan ini juga dihadiri Kasie pengawasan pembangunan infrastruktur migas, Sugiarto, Pejabat Pembuat Komitmen Program Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan Sasaran, Irine Yulianingsih, dan Pejabat Pembuat Komitmen Program Konversi BBM ke BBG untuk Petani Sasaran, Safri Yanto.(mckb)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: