Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Parsadaan: Kader SKKP Daring 2020, Jangan Seperti Tahun 2019

Bengkulu, ReportaseRakyat.com– Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Parsadaan Harahap menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) daring 2020.

Hal tersebut diutarakan Parsadaan Harapa saat memimpin rapat perdana Tim Pokja SKKP secara Daring Kamis (4/6/20).

Dia berharap kegiatan SKPP daring di tahun 2020 dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan kader-kader pengawas partisipatif dengan kualitas dan kinerja yang baik pula. Mengingat lulusan SKPP dari Provinsi Bengkulu tahun 2019 lalu dinilai belum terlalu aktif, produktif dan berkualitas.

“Berkaca dari alumni SKPP Bawaslu Provinsi Bengkulu tahun lalu, kita melihat masih cenderung pasif. Kita berharap mudah-mudahan SKPP tahun ini dapat menciptakan kader pengawas partisipatif yang lebih berkualitas,” ujar Parsadaan.

Disampaiknnya, rapat ini dilaksanakan untuk melakukan pembahasan sekaligus perencanaan teknis kegiatan SKPP daring yang akan memasuki tahap ketiga.

“Pelaksanaan SKKP Daring sudah dilaksanakan sejak Mei 2020 lalu. Telah melewati 2 tahap pembelajaran. Yakni, pengantar SKPP daring dan materi audio visual serta pertanyaan-pertanyaan yang dilihat dan dikerjakan oleh peserta,” jelas Kordiv SDMO Bawaslu Provinsi Bengkulu.

Patimah Siregar, selaku penanggungjawab teknis kegiatan SKPP Daring Provinsi Bengkulu menjelaksan, pembelajaran tahap ketiga yakni berupa sesi diskusi. Sesi diskusi tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 9 dan 15 Juni 2020 melalui media daring.

“Sesi diskusi tahap ke 3 akan menghadirkan beberapa pembicara/ahli kepemiluan. Peserta yang akan mengikuti kegiatan berjumlah 175 orang yang sebelumnya sudah dinyatakan lulus dari tahap kedua,” jelas Fatimah Siregar.

El Fahmi Lubis selaku TPD DKPP Provinsi Bengkulu yang tergabung dalam Pokja SKPP Daring 2020 turut menyampaikan pendapat mengenai pelaksanaan SKPP secara daring. Menyongsong pelaksanaan Pilkada dalam kondisi abnormal atau unik karena ditengan pandemi Covid-19.

“Saya berharap lulusan SKPP Daring nantinya dapat menyesuaikan diri dengan keadaan. Oleh karena itu, pemahaman berbasis IT harus pula diperhatikan,” ungkapnya.

Senada dengan El Fahmi, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Universitas Bengkulu Sigit Sudjatmiko mengatakan, karena sistem daring dijadikan sebagai salah satu solusi. Maka ada kemungkinan pola pelanggaran dapat berubah.

“Untuk itu peserta SKPP harus diberikan wawasan yang lebih terhadap pemanfaatan gadget,” kata Sigit Sudjatmiko.

Anggota KPU Provinsi Bengkulu Eko Sugiatno turut mengapresiasi kegiatan SKPP daring. Ia berharap nantinya lulusan SKPP daring dapat berkontribuasi dalam kegiatan-kegiatan kepemiluan sehingga tingkat partisipasi masyarakat pun meningkat. Sementara untuk pelaksanaan Pilkada Desember 2020, KPU optimis dapat terselenggara dengan baik.(Red)

adminadmin

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: