Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Pembenahan “Kota Tuo”, Jadi Destinasi Lokal Unggulan Baru Kota Bengkulu

kota tuo bengkulu

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan berkomitmen membenahi Kota Bengkulu, untuk memperindah wajah Kota Bengkulu. Kamis (9/7/20) tim dari Dinas PUPR Kota Bengkulu mendatangi Kementerian PUPR. Kedatangan orang nomor satu di Kota Bengkulu tersebut, guna membahas pembenahan “Kota Tuo” agar menjadi kawasan layak huni serta menjadi destinasi wisata lokal unggulan baru.

Wali Kota dan tim DPUPR Kota Bengkulu disambut Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Ir. Didiet Arif Akhdiat, M.Si, Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR RI.

Dalam pertemuan tersebut Wali Kota bersama tim DPUR, melakukan audiensi guna membahas tentang revitalisasi Kota Tuo. Dari hasil audensi tersebut ada 6 pokok yang menjadi kesepakatan bersama.

Pertama, penataan kawasan Kota Tuo merupakan program unggulan Pemda Kota Bengkulu dalam menata kawasan kumuh menjadi satu kawasan layak huni dan menjadi destinasi wisata lokal baru Kota Bengkulu.

Baca juga : Pengubaiyan Resort, Dengan Fasilitas Lengkap Siap Majakan Wisatawan

Kedua, pemerintah pusat melalui Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) Kementerian PUPR tahun 2020 ini menganggarkan Rp. 12,8 miliar untuk penataan kawasan Kota Tuo Pasar Bengkulu yang sekarang prosesnya sedang lelang di BP2JK Jakarta.

Ketiga, Wali Kota Bengkulu berkomitmen untuk berkolaborasi dan menganggarkan Rp. 10 miliar dana dari APBD Kota Bengkulu untuk penataan Kawasan Kota Tuo. Antara lain kegiatan Sheet Pile Rp. 6 miliar yang sudah lelang di UKPBJ Kota Bengkulu, kegiatan IPAL komunal Rp. 400 juta serta jalan Enggano Rp. 3,5 miliar di APBD-P 2020.

Keempat, untuk penataan RTLH terdapat rumah tidak layak huni dengan kondisi bangunan belum permanen berupa bangunan kayu, Wali Kota Bengkulu berkomitmen akan dialokasi di APBD-P 2020 dan APBD 2021.

Kelima, terdapat bangunan tua rumah tradisonal yang perlu dilestarikan, sudah dianggarkan di Dinas Perkim Kota Bengkulu TA 2020.

Keenam, di kawasan Kota Tuo nantinya ada pembuatan perahu tradisional yang akan menjadi wisata edukasi.

Baca juga : Akibat Pandemi, Tabut Digelar Tanpa Pasar Rakyat

Dalam kesempatan tersebut Helmi, mengucapkan terimakasih kepada Kementerian PUPR yang sudah mengangarkan dana sekitar Rp. 100 miliar untuk penanganan kawasan kumuh di Kota Bengkulu sejak tahun 2015-2020 melalui program KOTAKU, NUSP2 dan SANIMAS.

“Terimakasih banyak dan saya sangat berharap ke depannya Kementrian PUPR tetap melanjutkan program padat karya di Kota Bengkulu melalui dana APBN di tahun-tahun yang akan datang,” demikian Helmi.

Audensi juga di hadir Subdit Wilayah-1 Direktorat PKP Ayrin Saputri Harahap, PPK KOTAKU Wilayah-1 Mardyanti Sianturi. Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan didampingi oleh Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bengkulu Dediyanto, Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman, Satker PIP Kota Bengkulu Yosef Fery Yorizal, PPK PIP Beni Berlan serta Korkot Kota Bengkulu Jumatil Fikry.(MCKB)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: