Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037

Polres BU Kembali Amankan Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

BENGKULU UTARA, RR – Kasus asusila yang menimpa korban di bawah umur kini kembali terjadi di Kabupaten Bengkulu Utara. Selasa kemarin (06/11) sekitar pukul 18:00 petang, Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bengkulu Utara telah mengamankan seorang terduga pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur berinisial KS (35) warga Desa Rama Agung. Sementara, korbannya sebut saja Bunga seorang pelajar baru berusia 16 tahun dan kini tengah dalam kondisi hamil. Uniknya, pelaku tak lain adalah ayah dari teman korban itu sendiri.

Kapolres BU AKBP Ariefaldi WN SH, S.IK melalui Kasatreskrim AKP Jufri S.IK membenarkan hal tersebut, pihaknya mengatakan bahwa penangkapan pelaku berdasarkan laporan dari keluarga korban.

“Kami mendapatkan laporan dari pihak keluarga korban, maka kemarin sore kami langsung mengamankan seorang pelaku yang diduga melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur berinisial KS yang merupakan warga Desa Rama Agung,” ungkap Jufri pada Selasa (06/11).

Lebih lanjut, Jufri membeberkan modus yang digunakan pelaku untuk memuaskan nafsu bejatnya kepada korban. Menurut Jufri, pelaku berhasil membujuk dan merayu korban untuk berhubungan badan setelah pelaku menyampaikan bahwa korban tidak akan hamil, dan apabila hamil pelaku siap bertanggung jawab.

Korban sendiri merupakan teman sekolah dari anak palaku, dimana korban sering berkunjung ke rumah pelaku dan sejak saat itu pula pelaku mendekati korban, pelaku berhasil membujuk dan merayu korban untuk berhubungan badan setelah pelaku menyampaikan bahwa korban tidak akan hamil, dan apabila hamil pelaku siap bertanggung jawab, ” papar Jufri.

Terakhir, Jufri menambahkan bahwa akibat ulah pelaku tersebut akan ancam kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

“Sesuai Pasal 81 Ayat (2) Sub Pasal 82 Ayat (1) Jo Pasal 76E UU RI No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun,” tutup Jufri

TAUFIK RAMADHAN

PurwantoPurwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: