Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Remaja Rentan Terjerumus Pergaulan Bebas, Berikut Solusinya

BENGKULU UTARA, RR – Menyikapi maraknya kasus asusila yang terjadi belakangan ini, terlebih yang menjadi korban adalah kalangan remaja, berbagai pihak kian mulai angkat bicara dan menawarkan solusi. Wakil Bupati Bengkulu Utara, Ari Septia Adinata, SE saat dikonfirmasi di ruanganya mengatakan hal ini menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah, dan menghimbau akan pentingnya pengawasan orang tua.

“Ya kita kemarin sempat dihebohkan dengan kasus asusila yang menimpa kalangan remaja, namun semua sudah ditangani oleh pihak Kapolres, masalah seperti ini menjadi perhatian serius bagi kami selaku kepala daerah. Upaya Kita sejauh ini terus mensosialisikan dengan melibatkan banyak pihak dan kami menghimbau terutama pada peran orang tua dalam mengawasi anak remajanya,” ungkap Ari kamis (9/11).

Terkait peran orang tua, Ari menitikberatkan pada pengawasan penggunaan alat komunikasi, terlebih saat ini informasi sangat mudah diakses dan sulit dibendung.

“Yang terpenting bagi orang tua adalah mengawasi anak-anak remajanya dalam menggunakan alat komunikasi, di zaman sekarang yang canggih ini semuanya mudah diakses, sehingga disinilah penting peran orang tua untuk mengawasi pergaulan anak-anak remajanya,” papar Ari.

Terpisah, Tokoh Pendidikan Agama Ustadz Anjar Parmidi, S.IP, S.Pd menilai bahwa kasus ini diakibatkan lemahnya pendidikan nilai-nilai agama yang dimiliki kalangan remaja, sehingga orang tua diharapkan dapat mengajarkan nilai-nilai agama kepada anak-anaknya.

“Salah satu penyebab hal ini terjadi akibat masih lemahnya pengawasan dan penanaman nilai-nilai agama yang ditanamkan orang tua kepada anak-anaknya, padahal dalam Al-qur’an sudah jelas bahwa anak adalah amanah dan orang tua berkewajiban menjaga keluarganya, sebagaimana firman Allah SWT dalam surat At-Tahrim 66:6 yang berbunyi:

“Hai orang2 yg beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka,” maka dari ayat itu jelas, sesibuk apapun kita jangan sampai tidak memperhatikan anak-anak kita, anak adalah amanah dan harus dijaga, jangan beri ruang untuk berpacaran, karena pacaran adalah pembuka jalan berzina, sedangkan berzina adalah perbuatan yang diharamkan Allah dan Rasulnya, sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Isra 17:32:

“…dan janganlah kamu mendekati zina, Sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yg keji dan suatu jalan yg buruk” dan ayat ini jelas, mendekati saja tidak boleh, apalagi melakukan,” ungkap Anjar.

Disamping itu, Anjar juga menghimbau para remaja untuk menjaga etika pergaulan lawan jenis, dengan tidak mengumbar aurat yang dapat membangkitkan nafsu lawan jenis.

“Islam melarang berkhalwat (berduaan dengan lawan jenis) dan Islam sudah mengatur bagaimana tata cara berpakaian dengan tidak mengumbar aurat. Jika hal itu benar-benar ditaati, Insya Allah tidak akan terjadi perzinaan,” pungkas Anjar.

TAUFIK RAMADHAN

Ustadz Anjar Parmidi, S.IP, S.Pd, sumber foto, facebook akun: Anjar Parmidi

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: