Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Sinergi Bengkulu Kota Religus dan Bahagia, Pemkot Dukung P4GN BNN

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Wali Kota Bengkulu Helmi mendukung penuh upaya BNN Provinsi Bengkulu dalam pelaksanaan optimalisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di Kota maupun Provinsi Bengkulu. Kata Helmi Hasan saat menerima kunjungan Kepala BNN Provinsi Bengkulu Toga Habinsaran Panjaitan dan Kepala BNN Kota Bengkulu Alexander S. Soeki di Balai Kota Bengkulu, Kamis (30/7/20).

Sejalan dengan program P4GN BNN, jelas Walikota, akan bersinergi melalui program religius dan bahagia Pemkot Bengkulu. Yakni, telah menanamkan nilai-nilai agama dan pendekatan keagamaan dengan meminta rumah ibadah buka 24 jam dan diisi dengan kegiatan-kegiatan positif bagi masyarakat serta generasi muda.

“Dengan program Bengkulu relegius dan bagia, akan memperkuat keimanan sehingga dapat terhindar dari pengaruh narkotika. Selain itu, kita juga ada Satgas Anti Narkoba Sekolah (SANS), serta telah meminta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) melakukan pendekatan kepada orangtua dengan lebih intens guna mencegah penyebaran narkoba,” demikian Helmi.

Baca juga : Update Covid-19: 10 Pasien Covid-19 Kembali Sembuh, Total Kasus Positif 239

Kepala BNNP Bengkulu Toga Habinsaran Panjaitan menyampaikan bahwa, pihak BNN Provinsi maupun Kota akan terus berupaya dalam melakukan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

“Kita akan terus berusaha semaksimal mungkin melakukan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kota maupun Provinsi Bengkulu. Tetapi untuk saat ini masih banyaknya terkendala regulasi-regulasi daerah. Untuk itu, saya berharap nantinya ada peraturan daerah (Perda) guna mendukung program ini,” ungkap Toga.

Untuk itu lanjut Toga, guna mendukung semua itu terwujud dan berjalan lancar membutuhkan prasarana yang memadai. Dengan tingginya angka peyalahgunaan narkotika, saat perlunya ditunjang seperti tempat rehabilitasi biak di kota maupun provinsi.

“Ada kisaran 20 ribu kasus yang terpapar narkotika. Kasus ini beranekaragam seperti mengkonsumsi ganja, Komix, lem, dan lainnya. Oleh karena itu, kami harapkan semua bersinergi untuk mewujudkan upaya pemberantasan maupun penanganannya,” jelas Toga.

Baca juga : Putus Mata Rantai Virus Covid-19, Kapolres BU Edukasi Ke Masyarakat

Dia juga menyampaikan, BNN telah meluncurkan telah meluncurkan program Kampung Bersinar sebagai contoh kampung bebas dari narkoba.

“Kampung bersinar ini tujuannya untuk menjadi contoh kepada Kabupaten maupun Kota lain agar daerahnya bebas dari narkoba. Di Kota Bengkulu, Kelurahan Sidomulyo yang telah dijadikan kampung bersinar ini guna menjalankan program P4GN,” tambahnya.

Untuk diketahui, Pemkot Bengkulu telah menghibahkan lahan seluas 1/4 Hektar (2500 m²) ke pada BNN Kota Bengkulu, yang berada di Kelurahan Bentiring Kecamatan Muara Bangkahulu.(mckb)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: