Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Tanwir Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, Gubernur: Tetap Berkontribusi Terhadap Pembangunan Bengkulu

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Muhammadiyah terus mengembangkan wawasan keislaman serta mengimplementasikan rasa solidaritas kemanusiaan. Karena ini merupakan tanggung jawab Muhammadiyah kepada sesama umat manusia tanpa memandang perbedaan. Hal ini disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir pada Pembukaan Tanwir Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Tahun 2020 melalui virtual meeting, Minggu (19/7/20).

“Selamat bertanwir, pemikiran Muhammadiyah, selalu menjadi barometer kemajuan ke depan. Sehingga membawa bangsa dan daerah ini betul-betul berkemajuan. Esensinya memang Muhammadiyah, dengan sikap dan kebijakannya selalu membawa pencerahan bagi seluruh elemen masyarakat, sangat universal sekali,” tutup Ketua Majelis Pendidikan Kader Muhammadiyah Provinsi Bengkulu ini.

Baca juga : Percantik Wisata Pantai Panjang, Penataan Bangunan Kawasan Pesisir Segmen 2 Dimulai

Hadir mengikuti kegiatan Tanwir Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Tahun 2020 Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Dalam kesematan tersebut, dia mengungkapkan akibat pandemi Covid-19. Tanwir kali ini menjadi berbeda dari biasanya yakni melalui virtual meeting sesuai protokol kesehatan. Namun menurutnya, tidak mengurangi esensi dari kegiatan tersebut.

“Dilaksanakannya Tanwair secara virtual, tidak mengurangi makna dari kegiatan ini. Akan tetapi menambah kekuatan yang lebih, karena kita harus familiar dengan teknologi informasi (IT). Muhammadiyah adalah organisasi modern, cirinya adalah penerapan teknologi informasi itu adalah sebuah keniscayaan,” ungkap Gubernur Rohidin di Aula Hasan Din Kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Baca juga : Lanjutkan Pembangunan Rel Kereta Api Pulau Baai – Kota Padang

Ia pun menambahkan kehadiran Muhammadiyah dari semua segi unsurnya mampu menjadi penguat kegiatan pembangunan baik di Bengkulu maupun bagi Indonesia.

“Muhammadiyah hadir tidak saja dalam kontribusi fisik sebagimana kita saksikan pembangunan di sektor pendidikan dan kesehatan tetapi juga non fisik di sektor penguatan elemen masyarakat maupun kegiatan pemberdayaan,” jelas Gubernur Rohidin. (rilis)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: