Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Trobosan XL dan Pemkot, akan Gunakan Sensor Suhu Tubuh Serta Penguna Masker

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Tim dari XL Axiata melakukan persentasi pemaparan fungsi dan pengoperasian alat sensor suhu tubuh sekaligus pendeteksi penggunaan masker yang bernama Crowd Thermal, kepada Wali Kota Bengkulu serta Wakil Wali Kota Dedy Wahyudi, di Balai Kota, Selasa (4/8/20).

Dalam pemaparannya Government & Public Sector Enterprise Business Solution, Ria Putri Sekarwidati, juga menjelaskan cara pengoperasian alat smart PJU dimana fungsinya bisa mengontrol lampu jalan dari layar monitor, bisa meredupkan daya untuk penghematan energi dan bisa mengecek dimana saja titik lampu yang mati atau rusak.

“Kami menawarkan alat monitor temperatur manusia secara akurat dan mengirimkan tanda kepada orang yang tidak memakai masker. Alat ini sudah banyak juga digunakan di bandara. Untuk smart PJU, kalau alat ini diaplikasikan, otomatis kota ini sudah dianggap sebagai smart city,” papar tim XL.

Kata Ria, keunggulan menggunakan smart PJU, lebih efesiensi energi dan kenyamanan warga. Selama ada aktifitas warga di jalan, lampu akan terus meyala. Saat malam hari ketika orang tidak menggunakan lampu jalan lagi, lampu bisa diredupkan sehingga penggunaan energinya lebih hemat.

“Dengan alat itu juga, bisa diketahui lampu yang mati atau rusak tanpa harus mengecek satu persatu ke lapangan. Akan diketahui juga secara real data watt nya dan daya nya. Ini didukung juga dengan jaringan XL 3G dan 4G,” terang Ria.

Walikota Bengkulu Helmi Hasan menilai alat itu sangat bagus dan cocok untuk digunakan di Kota Bengkulu. Seperti alat Crowd Thermal, bisa dipasang di rumah sakit, mall, tempat ibadah dan fasilitas publik lainnya.

“Ini salah satu kiat Pemkot meminimalisir penyebaran Covid-19. Karena kita harus terus berjuang mengusahakan bagaimana kemudian Kota Bengkulu ini terbebas dari Covid-19. Setiap tempat umum seperti rumah sakit, mall dan fasilitas publik lainnya harus ada alat pengukur tubuh seperti ini (Crowd Thermal),” ujar Helmi.

Dua alat ini akan diterapkan oleh Pemerintah Kota Bengkulu melalui kerjasama dengan pihak XL Axiata. Hadir mendampingi walikota dalam pemaparan itu Kadis Dinkes, Kadis Dishub, Plt Kadis Kominfosan dan Direktur RSHD Kota Bengkulu. (mckb)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: