Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Wali Kota Tinjau, Pembangunan Jalan Sentra Pertanian di Beringin Raya

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan, Senin (13/7/20) meninjau lokasi pembangunan jalan di areal persawahan Kelurahan Beringin Raya. Pengerasan jalan sepanjang 1,5 km itu dikerjakan melalui Program Kerja Bhakti TNI AD bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.

Dikatakan Wali Kota, kini akses jalan itu sudah lebih baik dari sebelumnya dan jelas ini sangat membantu para petani di sekitar lokasi. Para petani merasa bahagia, visi dan misi Pemkot terealisasi yakni memberikan kebahagiaan di tengah-tengah masyarakat.

“Walaupun dalam kondisi Covid-19 kita tetap membangun, kita tetap bekerja. Bapak-bapak dan Ibu-ibu (petani) juga tetap bekerja karena tidak mungkin kita di rumah saja selama salamanya. Jalan yang dibangun ini mudah-mudahan ada manfaatnya bagi yang punya sawah di sini sehingga bisa memberikan kemanfaatan dan kebahagiaan,” kata Helmi.

Kepala Dinas PU Kota Bengkulu Noprisman, pembangunan jalan pertanian ini akan memudahkan petani untuk mengangkut hasil pertaniannya. Dengan semakin baiknya fasilitas jalan ini petani bisa mengarap sawahnya 2 kali setahun.

“Karena akses jalan pertanian sudah bagus masyarakat petani tidak akan repot lagi untuk mengangkut hasil pertaniannya keluar. Serta bisa panen setahunnya 2 kali,” ujar Noprisman.

Usman Ketua RW 2 , Kelurahan Beringin Raya, menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Bengkulu terkhusus Wali Kota Bengkulu yang sudah menbantu dan peduli dengan masyarakat petani.

“Alhamdulillah sekarang pembangunan jalan sudah terealisasi. Dengan adanya jalan ini warga kami di sini sangat terbantu,” ujar Usman.

Danramil Muara Bangkahulu AKP. Togatorop yang hadir juga dalam kesempatan itu mewakili Dandim 0407/Bengkulu mengatakan bahwa pembukaan jalan ini berawal dari pengajuan masyarakat setempat.

“Ini dikerjakan oleh Pemerintah Kota Bengkulu bekerjasama dengan TNI melalui kegiatan karya bhakti. Proses pengerjaannya kurang lebih 5 bulan,” demikian Togatorop.(mckb/cw1)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: