Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037

Zulfi Anin Pimpin Gabungan Perusahaan Farmasi Provinsi Bengkulu Periode 2018-2022

BENGKULU, RR – Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia Provinsi Bengkulu, mengadakan kegiatan empat tahunan berupa musyawarah provinsi untuk memilih kepengurusan baru periode 2018-2022. Acara tersebut berlangsung di Rafless City Hotel (Sabtu, 3 November 2018).

Acara musyawarah provinsi tersebut dihadiri oleh Plt Gubernur Bengkulu dan Sekretaris Jendral Gabungan Perusahaan Farmasi Pusat, Kendra. Acara yang bertema “Bersama Dalam Meningkatkan Kompetensi Menuju Era Distribusi Farmasi Modern” dihadiri oleh semua perwakilan perusahaan farmasi se-Provinsi Bengkulu dan stake holder terkait.

Selain di hadiri oleh pengurus pusat, musyawarah provinsi kali ini, dihadiri juga oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan Bengkulu, Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia, Gabungan Pengusaha Farmasi Provinsi Bengkulu, Pedagang Besar Farmasi Bengkulu, dan Ikatan Apoteker Indonesia Bengkulu.

“Dalam era sekarang, kita harus meningkatkan kompetensi semua perusahaan farmasi yang tergabung dalam organisasi ini,” kata Kendra.

Keberadaan organisasi ini diharapkan dapat meningkatkan sinergisitas semua stake holder dibidang pelayanan kesehatan,” tambah Kendra.

Dalam sambutannya Plt Gubernur Bengkulu memberikan apresiasi terhadap organisasi Gabungan Perusahaan Farmasi yang mendukung program pemerintah.

“Kami mengucapkan selamat kepada Gabungan Perusahaan Farmasi Provinsi Bengkulu yang telah melaksanakan musyawarah provinsi, peran serta GPF sangat penting membantu pemerintah dalam bidang kesehatan, terutama dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia,” ujar Rohidin.

Dalam musyawarah provinsi tersebut, terpilih sebagai ketua adalah Zulfi Anin, SE, Humas dan Umum Dedy Hari Fudiyanto, Koordinator bidang Apotik, Nasrudin, Bidang Toko Obat, Afto Yazi, Bidang PBF, Dedi Junaidi. [IU]

PurwantoPurwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: