Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Periode Agustus 2020, Pergerakan Penumpang Bandara Fatmawati Capai 27.978 Orang

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Berdasarkan data lalu lintas udara PT. Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, arus penerbangan mulai berangsur normal. Executive General Manager (EGM) Kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Heru Karyadi, pada periode Agustus 2020 pergerakan pesawat tercatat sebanyak 252 movement dan pergerakan penumpang 27.987 orang.

“Angka pada bulan Agustus ini naik signifikan bila dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, terutama pada bulan Mei yang total kedatangan dan pemberangkatan pesawat hanya 22 movement, dengan pergerakan penumpang 413 orang,” terang Heru, Senin (7/9/20).

Baca juga : Polsek Penarik Raya, Amankan Penghuni dan Pengunjung Panti Pijat

Sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 pihak bandara menerapkan Safe Travel Campaign atau kampanye keselamatan penerbangan. Kampanye ini sama halnya dengan edukasi kebiasaan baru di lingkungan Bandara dengan menerapkan edukasi protokol kesehatan, sekaligus sebagai bentuk pengoptimalaan pelayanan dan trend memulihkan ekonomi melalui transportasi penerbangan di wilayah Bengkulu.

“Safe Travel Campaign ini bertujuan mewujudkan pengalaman perjalanan yang aman, memastikan kesiapan operasional dan staf saat new normal, serta membangun kembali kepercayaan dan keyakinan traveler untuk bepergian dengan pesawat,” pungkas Heru.

Baca juga : Gelapkan Sertifikat Tanah, Warga Penarik Diamankan Polisi

Rahman, salah seorang penumpang yang baru tiba di Bandara Fatmawati Soekarno menyambut baik normalnya arus penerbangan ini. Menurutnya, selaku perantau bergantung pada normalnya transportasi, terutama saat mau mudik lebaran.

“Alhamdulillah bisa mudik ke Bengkulu melepas rindu pada keluarga. Sempat sedih juga lebaran tidak bisa pulang karena ada pembatasan. Harapan saya keadaan segera pulih dan terbebas dari Covid-19,” demikian Rahman.(red/mcpb)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: