Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238

2 Pelaku Penganiayaan Diringkus Polres Bengkulu

Bengkulu, ReportaseRakyat.com –  Polres Bengkulu berhasil meringkus dua tersangka pelaku pengeroyokan yakni SA (20) warga Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), dan EJ (20) warga Rawa Makmur, Kota Bengkulu.

Peristiwa penganiayaan yang dilakukan kedua pelaku terjadi pada Rabu (27/5/20) lalu di kawasan Kandang Limun, Kota Bengkulu.

Kapolres Bengkulu Polda Bengkulu AKBP Pahala Simanjutak, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Yusiady S.Ik., mengatakan kedua tersangka berhasil ditangkap sebulan usai kejadian penganiayaan korban Candra Adi Putra.

“Korban mengalami luka di kepala bagian belakang akibat pukulan beda tumpul dan luka lebam di mata,” kata AKP Yusiady.

Baca juga : AMPG: Pernyataan Dempo Tidak Masuk Akal dan Terkesan Berhayal

Diterangkan AKP Yusiady, peristiwa pengeroyokan dilakukan kedua tersangka pada Rabu (27/5/20) sekira pukul 19.30 Wib. Didepan rumah makan RM jalan Wr Supratman, Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.

Pelaku menghampiri korban yang sedang duduk di depan rumah makan RM saat itu sedang ngelem. Keduanya sempat berkenalan dengan korban.

Kemudian pelaku pergi untuk mengamen di rumah makan nasi goreng Jam Gadang, Rawa Makmur Permai dan pelaku pergi bertiga mengunakan sepeda motor bersama teman pelaku yang bernama Deco.

Dalam perjalanan teman pelaku bernama Deco, mengatakan bahwa korban menanyakan kedua pelaku dengan nada sinis. Mendengar cerita tersebut, kedua pelaku merasa tidak senang dan kembali ke tempat semula di depan rumah makan RM.

Baca juga : “Oleng” Pengaruh Lem Aibon, Warga Curup Tengah Lakukan Penganiayaan

Pelaku SA menghampiri korban dan langsung menendang kepala korban serta memukul sebanyak 2 kali secara bergantian oleh kedua pelaku.

Selanjutnya oleh pelaku Ej , kembali memukul korban menggunakan balok kayu panjang lebih kurang 50 cm ke arah kepala korban sebanyak tiga kali selanjutnya kedua pelaku langsung meninggalkan korban di TKP dalam kondisi luka.

”Pelaku tersinggung dengan korban karena korban melihat pelaku dengan muka tidak senang (sinis) kemudian melakukan pengeroyokan,” ujar Kasat Reskrim.

Saat ini1 potong  balok kayu warna hitam dengan panjang lebih kurang 50 Cm, sudah disita untuk dijadikan barang bukti tindak pidana penganiyaan.(Red)

adminadmin

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: