Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Setubuhi Anak Tiri, Oknum Warga Seluma Diringkus Polres Seluma

Seluma, ReportaseRakyat.com- Oknum warga Kabupaten Seluma inisial SU (44) yang berprofesi sebagai petani, diamankan Unit PPA Sat Reskrim Polres Seluma Polda Bengkulu, Jumat (25/9/20) lalu. Diduga kuat telah melakukan perbuatan bejat mencabuli TA (15) yang merupakan anak tirinya.

Kapolres Seluma Polda Bengkulu AKBP Swittanto Prasetyo S.IK, ketika dikonfirmasi awak media menerangkan bahwa terduga pelaku SU yang dilakukan tersangka terhadap anak tirinya TA (15) tersebut sudah sering dilakukan dan baru diketahui Ibu korban, Senin (31/08/20) malam lalu.

Saat itu ibu korban SY (33) menanyakan kepada anaknya TA (15) apa yang dilakukan tadi dengan ayahnya. Sebelumnya korban TA dan ayah tirinya sedang berduaan di dalam dapur rumahnya.

Keesokan harinya SY kembali menanyakan kepada TA apa yang dilakukan SU kepada dirinya pada malam itu, begitu terkejutnya SY saat anaknya menjawab bahwa ayahnya tirinya tadi telah meraba-raba dan meremas-remas payudara miliknya dan korban juga mengaku hal itu sering dilakukan oleh ayah tirinya

“Karena ada kejanggalan dari keterangan korban, akhirnya, Senin (21/9/20) SY kembali menanyakan lagi kepada anaknya TA apa yang sebenarnya terjadi, lalu TA mengatakan bahwa ia sudah 3 (tiga) kali
disetubuhi oleh ayah tirinya tersebut”, ujar Kapolres Seluma.

Mendengar pengakuan anaknya itu, ibu korban langsung melaporkan perbuatan bejat suaminya ke Polres Seluma. Dalam Kasus ini sejumlah saksi-saksi telah diperiksa serta untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku saat ini masih diamankan di Polres Seluma guna proses melengkapi pemberkasan.

Atas perbuatannya Pelaku dikenai Pasal 76 D UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 81 ayat (I) dan (2), UU No 17 tahun 2016 tentang penetapan perpu No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang.(tribrata)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: