Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Bawa 200 Gram Sabu, Kurir Narkotika Warga Kota Pakanbaru Diringkus BNNP Bengkulu

Bengkulu, ReportaseRakyat.com– Petugas Bidang Berantas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu kembali meringkus kurir narkoba golongan 1 jenis sabu berinisial NO (44) warga Sialang Munggu, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Senin (7/9/20) sekira pukul 09.30 di jalan Irian Kelurahan Semarang, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu. Diduga saat akan mengantar pesanan 200 gram sabu.

Kepala BNNP Bengkulu Toga H Panjaitan saat konferensi pers, Rabu (9/9/20) mengatakan, pengungkapan ini berawal pada, Minggu (6/9/20) petugas BNNP Bengkulu mendapatkan informasi akan ada seorang yang diduga kurir narkotika dari Pekanbaru menuju Kota Bengkulu dengan menumpang salah mobil bus antar provinsi membawa narkotika golongan 1 diduga jenis sabu. Berdasarkan informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian.

Kemudian, Senin (7/9/20) sekira pukul 09.30 WIB di depan Masjid Baiturrahim jalan Irian, Kelurahan Semarang, Kecamatan Suangai Serut, Kota Bengkulu, anggota BNNP Bengkulu melihat gerak-gerik mencurigai seorang penumpang turun dari salah satu bus antar provinsi. Kemudian langsung diringkus kemudian digeledah dan menemukan bungkusan yang berisikan 4 paket sabu seberat 200 gram.

Baca juga:

Hari Terakhir Ops Cipkon, Polda Bengkulu dan Jajaran Amankan 205 Tersangka

Selain sabu, barang bukti (BB) lain yang diamankan petugas, 1 buah tas sandang warna hitam yang berisikan sabu, dan 1 unit Smartphone merk vivo serta uang tunai 2 juta rupiah.

Pemkot, Penegakan Protokol Covid-19 di Pilkada Serentak Melalui Perwal 29

“Pelaku yang diduga kurir ini telah 2 kali membawa mengantar pesanan sabu ke Kota Bengkulu,dengan upah hantar Rp9 juta. Saat ini pelaku dalam pemeriksaan isesntif petugas,” jelas Toga.

Untuk pasal yang disangkakan terhadap terduga pelaku lanjut Toga, yakni pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 Undang Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal seumur hidup atau hukuman mati. (red/rls)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: