Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Brantas Penyebaran Narkotika, Polda Bengkulu Gelar Operasi Antik

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Upaya menekan angka penyalahgunaan  narkotika berskala besar khususnya di wilayah hukum Polda Bengkulu dilakukan dengan menggelar operasi kepolisian, Kamis (6/8/20) di halaman utama Polda Bengkulu melakukan apel gelar Pasukan Operasi Antik.

Operasi yang dikhususkan untuk memberantas penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan termasuk minuman keras tersebut dimulai Kamis (6/8/20) hingga 20 Agustus 2020 ini, melibatkan 61 orang personil,  terdiri dari 4 subsatgas yakni Satgas Gakkum, Satgas Deteksi, serta Satgas Banops (Subsatgas Opssih, Subsatgas Kesehatan, serta satgas Banpers).

Sasaran operasi ini ditegaskan dir narkoba polda bengkulu Kombes pol Roh Hadi, utamanya adalah para pelaku penyalahguna narkotika, minuman keras dan obat-obatan lainnya, termasuk pengguna atau korban.

Baca juga : Hari Pertama OPS Antik, 15 Tersangka Berhasil Diringkus

“Target kita dalam pelaksanaan operasi kali ini ada 3 TO pelaku, lokasi yang disinyalir menjadi tempat terjadinya penyalahgunaan, baik penggunaan ataupun transaksi, serta barang. kita akan razia acak waktu dan tempat yang diduga ada kaitan narkoba dan miras. ” tegas Dir Resnarkoba Polda Bengkulu Kombes Pol Roh Hadi S.Ik, MH.

Petugas yang terlibat diminta untuk bertindak tegas namun humanis, dan tidak gegabah. Masyarakat yang mengetahui atau mencurigai ada kegiatan yang diduga berkaitan dengan narkoba, diminta tidak segan melaporkan ke petugas. terkait pelaksanaan tugas ditengah adaptasi kebiasaan baru ditengah situasi pandemi Virus Covid – 19 saat ini, Dir Resnarkoba Polda Bengkulu meminta seluruh personil yang terlibat operasi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah guna menanggulangi penyebaran virus covid-19.

” Bagi personil kesehatan, nanti bila menangkap tersangka agar di lakukan rapid tes terlebih dahulu guna menghindari penyebaran virus covid-19 kepada para petugas yang terlibat operasi Antik,” ungkap Dir Resnarkoba.

Baca juga : Mendagri Yakin, Pesta Demokrasi Aman Covid-19, Bengkulu Siap Gelar Pilkada Serentak

Sebelum melakukan mulainya Operasi Antik Nala 2020 di lapangan apel Mapolda Bengkulu, seluruh personil yang terlibat dalam operasi melakukan pengecekan urine untuk melihat apakah, terdapat kandungan amphemetamin, metamphetamin,THC, Cocain, serta BZO yang dilakukan oleh Bid Dokkes Polda Bengkulu.

”Sebelum kita membersihkan masyarakat dari dampak Narkotika, kita harus bersih terlebih dahulu,” pungkas Dir Resnarkoba.(tribrata)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: