Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238

Dugaan Napi Kendalikan Peredaran Narkoba di Lapas

Kemenkumham Bengkulu, Siap Bersinergi Berantas Badar Narkoba di Lapas

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Kepala Devisi Permasyarakatan (PAS) Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu Ika Yusanti, tidak menampik adanya oknum narapidana sebagai bandar narkoba yang mengendalikan bisnis haram tersebut di balik jeruji Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Bengkulu.

“Saya harus mulai dari mana untuk mejelaskannya. Kita tidak pungkiri (tidak membantah), ada handphone dan ada peredaran gelap narkoba di dalam Lapas di Bengkulu,” kata Ika Yusanti usai menghandiri kegiatan peringatan Hari Narkoba Internasional (HANI) di BBNP Provinsi Bengkulu, Jumat (26/6/20) lalu.

Kita tidak mau berdalih kata Ika, tapi yang mau saya sampaikan, bukan sulit untuk memberantasnya. Namun sampai kapan pun, akan terus terjadi. Sebelum masuk di Lapas mereka juga telah berurusan dan terbiasa bekerja melakukan tindakan kriminalitas, atau sebagai bandar narkoba. Meskipun mereka sudah kita kurung, akan tetap mencari celah untuk dapat melakukan tindakan-tindakan tersebut.

Baca juga : HANI, BNNP Bengkulu Akan Semakin Gencar Berantas Narkoba di Bengkulu

“Namun kita tidak tinggal diam, dan selalu berupaya keras untuk memberantasnya. Pertama senantiasa menguatkan pengawasan. Diantaranya melakukan razia serta pengeledahan secara rutin maupun insidentil,”ujar Kadiv PAS Kanwil Kemenkumham Bengkulu ini.

Kedua kata Ika, pihaknya akan selalu bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam hal ini BNN, dengan cara bertukar informasi. Seperti, adanya informasi dari BNN yang harus kita waspadai di dalam Lapas. Termasuk bila ada pegawai yang diduga terlibat narkoba. Kemudian juga bekerjasama dalam upaya pengungkapan kasus narkoba dikendalikan dari dalam Lapas.

Baca juga : Gubernur Rohidin, Apresiasi Pencegahan Terorisme di Provinsi Bengkulu

“Seperti beberapa waktu lalu ada 2 narapida yang dipinjam (dibon) BNNP Bengkulu keterkaitannya dengan kasus narkoba. Itu adalah salah satu bentuk komitmen kita dan kami tidak akan menghalang- halanginya, apabila pihak BNN menemukan indikasi pidana peredaran Narkoba dilakukan oknum narapidana. Kita siap membantu pihak penegak hukum (BNN) dalam upaya pengungakapan peredaran narkoba di Provinsi Bengkulu yang dikendalikan dari dalam Lapas,” tegas Kadiv PAS.

Yang pasti kembali saya tegas lajut Ika, pihaknya akan berkomitmen penuh untuk memberantas peradaran narkoba, terutama yang dikendalikan di dalam Lapas oleh oknum narapidana. Komitmen kami pasti. Selain itu akan selalu bersinergi membentu pihak-pihak penegak hukum dalam hal ini BNN.

Jadi jangan bilang kami tidak melakukan upaya. Banyak modus-modus yang dilakukan oleh narapida untuk memasukan barang- barang, ke dalam Lapas. Seperti yang terjadi di Lapas Argamakmur, memasukan sabu di dalam termos air, ini salah satu contoh cara-cara dilakukan oleh narapida.

Baca juga : Diduga Edarkan Sabu, Pemuda Padang Betuah Diringkus Diresnarkoba Polda

“Pak Kakanwil baru dua minggu bertugas dan ini hari kelima saya bertugas di Bengkulu, dan dapat kasus 2 narapidana diduga terlibat dalam peredaran narkoba, ini PR berat buat saya. Artinya kami harus kembali mengutkan jajaran supaya jangan lemah dan takut menghadapi narapidana yang terus berusaha melakukan peredaran gelap narkoba tersebut. Kita akan terus meningkatkan pengamanan dan pegeledahan serta mendukung BNN memberantas perdaran narkoba,” ungkap Ika yang pernah menjabat sebagai Kapala Lapas Perempuan Malang ini.

Dengan kondisi saat ini serba kekurangan baik dari sisi personil serta sarana prasarana yang ada pada saat ini. Inilah kondisi riilnya, bukan saya mau berdalih. Namun tetap dengan kondisi yang ada kita akan selalu memaksimalkan kerja dalam melakukan pengawasan dan penindakan.(cw1)

foto/ doc sumber wabesite Kanwil Kemenkumham Bengkulu

adminadmin

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: