Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Jual Emas Palsu, Pedagang Emas di KZ. Abidin Ditangkap Polisi

Waspada Peredaran dan Pejualan Emas Palsu

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Polda Bengkulu melalui Subdit Industri Perdagangan (Indagsi) Direktorat Reskrim Khusus (Dir Reskrimsus) berhasil mengungkap peredaran emas palsu di Bengkulu, serta menangkap satu orang tersangka berinisial IM (57) pemilik toko Permata Dury di jalan KZ. Abidin Pasar Minggu, Kota Bengkulu.

Dir Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol Dedy Setyo Yudho Pranoto, S.H, M.H pada saat press conference, Kamis (13/8/20) mengungkapkan modus pemalsuan dilakuakn pelaku mengoplos (mencampur) perak dengan emas kemudian disepuh, lalu di jual ke pasaran dengan harga normal.

Baca juga : Pelaku Penusukan Warga Sulawangi, Diringkus

Masih menurut Dir Reskrimsus, selain berhasil menangkap tersangka, pihaknya juga berhasil menyita barang bukti (BB) berupa emas sepuhan yang sudah berbentuk berbagai macam perhiasan siap edar sebanyak setengah kilogram

“Tersangka sepuh perak dengan emas lalu dijual ke masyarakat, ini setengah kilo barang bukti (BB) kita amankan,” ujar Kombes Pol Dedy.

Sementara itu, Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Bengkulu Kompol Novi Ari mengungkapkan, tindakan pidana peredaran emas palsu ini terungkap, setelah ada masyarakat yang mencurigai emas dibelinya sedikit berbeda dan melakukan pengecekan dan diketahui bahwa emas tersebut bercampur dengan perak.

Baca juga : Polsek MB Ringkus 2 Pelaku Pengeroyokan Penjaga Warnet

“Awalnya ada laporan masyarakat yang curiga emasnya dibelinya palsu, kita selidiki dan ternyata benar, hasil pemeriksaan laboratorium sudah ada, emas itu palsu bukan utuh,” terang Kompol Novi.

Kembali disampaikan Kompol Novi Ari, pihaknya akan menjerat tersangka dengan pasal 106 jo pasal 24 ayat (1) undang-undang RI Nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan dan pasal 8 ayat 1 huruf e dan f Jo pasal 73 ayat (1) Jo pasal 16 Undang-Undang RI Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan Konsumen.(tribrata)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: