Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Teka Teki Kronologis Kecelakaan, Dialami Alm. Yan EL John Terjawab Sudah

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Isu yang berkembang di media tentang kecelakaan di jalan Adam Malik, menewaskan korban Sofyan Akmal akrab di panggil Yan EL John, Sabtu malam (8/8/20) terjawab sudah. Saksi kunci yakni Jon warga Bumi Ayu, saat itu berada satu mobil dengan korban mengatakan, tidak benar korban dalam kondisi mabuk saat membawa mobil Fortuner yang dikendarai oleh korban.

“Semua berita yang menyatakan almarhum saat itu membawa mobil dalam kondisi mabuk dan ada juga memberitakan sedang kebut-kebutan semua itu tidak benar,” ungkap jon, Senin (10/8/20).

Disampaikannya, berdasarkan penuturan Jon kepada kami (keluarga), sebelum peristiwa naas tersebut terjadi, sekitar pukul 22.00 Wib dia duduk di dekat got yang berada di depan kantor Rakyat Bengkulu (RB). Kemudian ada mobil mendekatinya, serta sempat bertanya dan berbincang.

Baca juga : Keluarga Korban, Sesalkan Pemberitaan RBTV Terkait Kecelakan Jalan Adam Malik

“Awalnya saya kira beliau polisi. Bahkan dia sempat bertanya mengapa duduk di sini, melihat beliau orang yang baik. Kami berdua lanjut berbincang dan menanyakan aktifitas saya (pekerjaan,red) dan saya menjawab tukang kusen alumunium,” ungkap Awan mengulangi cerita Jon kepada istri dan keluarga almarhum.

Dilanjutkannnya, mendengar pekerjaan saya tersebut, beliau tertarik. Kemudian menawarkan pekerjaan. Almarhum mengajak untuk melanjutkan obrolan ke salah satu warung kopi.

“Tawaran tersebut awalnya sempat saya tolak, saat diajak ngopi ke warung kopi. Dan beliau sempat maksa, agar ikut untuk diskusi terkait pekerjaan yang ditawarkan ke saya termasuk soal peluang bisnis pemasangan alumunium”, terang Jon kepada kami.

Diperjalanan menuju warung kopi lajutnya, kami sempat berbincang, setibanya di depan masjid Nabusalam KM 8 beliau mendengkur (ngorok kecil). Saya tanya bapak kenapa? Beliau hanya menggeleng kepala dan tidak mengeluarkan suara.

Pada saat di lampu merah itu posisi beliau ngorok keras dan lampu merah diterobos sambil melaju dengan kecang dan tidak tekendali, sehingga telah di depan warung soto langsung menabrak mobil Yaris. Karena tidak di rem tangan lalu nambrak mobil Xenia berada depannya. Mobil beliau langsung lurus tak tekendali sampai terperosok ke selokan (siring) depan Gudang Bulog.

“Saya pastikan dan tegaskan kalau beliau bukan mau kabur seperti yang di beritakan. Sebab saat itu beliau sudah tidak sadarkan diri dan saya hanya bisa menahan karena beliau jatuh ke arah paha kanan saya. Sampai akhirnya mobil yang dikendarai masuk kedalam selokan (siring) itu,” tegasnya.

Senjutnya kata Jon, saat mobil terperosok di selokan, kemudian memita tolong kepada warga untuk membantu, namun saat itu tidak ada yang berani mendekat untuk memberi pertolongan. Mungkin karena takut atau apa, tapi beruntung ada orang yang saya kenal dan membantu mengeluarkan bapak dari mobil.

Baca juga : Miliki Sabu, Pasutri Diamankan Polres BS

“Mengunakan mobil pickup salah satu anggota polisi militer (PM), namun di perjalanan ke rumah sakit detak jantung beliau sudah tidak ada lagi. Kami melanjutkan ke rumah sakit dan langsung di cek oleh pihak rumah sakit, sempat ditanya apakah beliau mengkonsumsi barang-barang terlarang tapi dokter mengatakan tidak ada. Selanjutnya saya menuggu pihak keluarga beliau dan sesampainya keluarga beliau saya langsung di jemput keluarga pulang kerumah,” ujarnya.

Kemudian disampaikan oleh Awan El John, pihaknya telah menghubungi Lantas Polres Bengkulu via Handphone, menanyakan prihal penyelidikan sementara terkait Lakalantas tersebut. Menurut Kanit Laka lantas Ipda Arief Abdullah. S.sos, M.Si mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan BAP saksi kunci tidak ada ditemukan indikasi korban dalam kondisi mabuk dan kebut-kebutan.

“Dari hasil olah TKP dan BAP terhadap saksi kunci, yang dilakukan oleh pihak kepolisian disampaikan oleh Ipda Arief Abdullah. S.Sos, M.Si, kepada kami (keluarga) kejadian tersebut murni karena korban mengalami sakit mendadak saat mengendara kendaraannya,”ungkap Awan.(red)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: