Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238

Cemas Kelesuan Ekonomi, Pemerintah Terus Pangkas Perizinan Investasi Migas

NASIONAL, RR – Turunnya daya beli masyarakat dan maraknya PHK menyebabkan kekhawatiran bagi pemerintah. Karena itu pemerintah berupaya mendorong sektor investasi dengan menyederhanakan perizinan, tak terkecuali sektor migas.

Saat ini izin migas telah disederhanakan menjadi 6 izin dari sebelumnya 104 izin dan waktu pengurusan izin dari sebelumnya 45 hari menjadi 15 hari.

“Dulu izin migas resminya 45 hari, sekarang kami sudah turunkan 15 hari, kalau ada masalah 25 hari. Tetapi syaratnya harus dipenuhi dulu. Begitu syarat tidak dipenuhi, kita kembalikan. Kita langsung tolak. Diterima, besoknya langsung tolak,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja yang diterima Reportaserakyat.com Kamis (27/7)

“Di waktu yang lalu, apabila ada persyaratan yang belum lengkap, tidak langsung ditolak sehingga pengurusannya makan waktu berbulan-bulan. Bahkan bisa mencapai tahunan. Sekarang izin begitu masuk, syarat tidak lengkap satu saja dibalikin. Jadi bolanya tidak lagi di Pemerintah, langsung ke badan usaha atau stakeholder yang harus melengkapi,” tambahnya.

Di sisi lain, Wirat meminta agar Pemerintah Daerah juga menyederhanakan perizinan di wilayahnya. Perizinan yang dikelola Pemda, antara lain IMB, izin gangguan dan izin lingkungan.

“Menurut Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang terkait migas, izin yang dikelola oleh daerah adalah izin IMB, izin lokasi, izin gangguan dan izin lingkungan. Kalau bisa oleh pimpinan daerah ini, ayo kita sederhanakan,” ajaknya.

Selain Pemda, Wirat juga mengajak kementerian lainnya yang terkait kegiatan migas pun ikut menyederhanakan perizinannya. “Kalau bisa bersama sama kita sederhanakan, bukan berarti menurunkan kualitas. Kualitas tetap terjaga, proses bisnisnya kita benahi. Saya sangat berharap izin-izin ini bisa kita sederhanakan,” ucap Wirat.

Dengan penyederhanaan izin ini, diharapkan kegiatan operasi migas berjalan lancar dan cepat sehingga jangka waktu mulai dari penemuan hingga produksi migas hanya memakan waktu 5 tahun, seperti puluhan tahun silam. Sekarang ini, untuk kegiatan tersebut diperlukan waktu sekitar 20 tahun. (002)

sumber poto IGN Wiratmaja Puja: viva.co.id (M. Ali Wafa)

adminadmin

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: