Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238

Mobil Listrik Mampu Tekan Impor BBM

NASIONAL, RR – Upaya Pemerintah mendorong pengembangan mobil listrik akan berpengaruh kepada pengurangan impor BBM yang memang selama ini telah menjadi beban keuangan Negara.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan menjelaskan; konsumsi BBM yang selama ini mencapai 1,6 juta barel per hari akan berkurang dengan pengalihan pola konsumsi kendaraan.

Selama ini produksi BBM Nasional sekitar 800 ribu barel per hari, sehingga Pemeritah melalui PT Pertamina melakukan impor satu kali lipat untuk menutupi kebutuhan konsumsi Nasional. Akibatnya ruang fiskal dalam APBN menjadi sempit.

“Itu kalau terjadi (industri mobil listrik), LPG akan lebih hemat, impor LPG pasti turun, impor BBM juga turun, itu yang penting,” kata Jonan di Hotel Mulia Jakarta, Rabu (19/7)

Oleh karena itu Menteri Jonan terus melakukan koordinasi dengan Kementerian lainnya untuk mendorong pengembangan mobil listrik di Indonesia.

Diperkirakan payung hukum proyek ini akan menggunakan Peraturan Presiden (Perpres), selain memang sudah ada penegasan dari Presiden Joko Widodo secara tertulis agar dikembangkan kendaraan yang ramah lingkungan.

“Mungkin pakai Perpres dan sudah ada instruksi tertulis dari bapak Presiden bahwa pemerintah akan mendukung pengembangan mobil listrik,” pungkasnya.

Namun yang pasti untuk sektor di Kementeriannya, dia mendorong PLN dan Pertamina agar membangun Charging Station Mobil Listrik di SPBU-SPBU. (002)

sumber foto: unair.ac.id

adminadmin

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: