Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Pemprov Akan Utus 34 Kafilah pada MTQ Nasional XXVIII 2020 di Sumatera Barat

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu akan mengutus 34 kafilah (peserta) pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-XXVIII (28) Tahun 2020 yang akan diselanggarakan di Padang, Sumatera Barat 12-21 November 2020 akan datang.

Hal tersebut disampaikan Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto usai mengikuti Launching MTQ Tingkat Nasional XXVIII Tahun 2020 di Sumatera Barat via Virtual Meeting, di Ruang VIP Pola Provinsi Bengkulu, Selasa (28/7/20).

“Yang pasti kita akan berpartisipasi. Saat ini masih menunggu petunjuk teknis selanjutnya, kalau kondisi pandemi Covid-19 ini masih tetap berlangsung mungkin bisa juga akan berubah. Kalau target semaksimal mungkin setidaknya sama dengan tahun sebelumnya,” jelas Gotri Suyanto.

Dikatakan Fachrul Razi, pandemi Covid-19 jangan menjadi penghalang untuk produktif dan proaktif melaksanakan dan menjalankan berbagai kegiatan positif, termasuk MTQ.

Baca juga : MUI Provinsi Bengkulu Terima Sapi Kurban dari Gubernur Rohidin

MTQ ini penting dan diharapkan bisa menjadi katalisator perubahan masyarakat menjadi lebih baik. Karena itu MTQ jangan hanya jadi kontestasi semata tapi juga untuk menstimulasi umat agar semakin giat mempelajari Al-Qur’an dan memahami isi yang terkandung di dalamnya.

“Data kita saat ini masih ada 65 persen umat Islam di Indonesia yang masih buta aksara Al-Qur’an. Angka itu sangat tinggi untuk negara yang mayoritas Muslim,” ujarnya.

Hal itu juga akan berbanding lurus dengan tingkat pemahaman dan penghayatan yang berasal dari Al-Qur’an.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memberantas buta aksara Alquran,” pungkasnya.

Fachrul Razi perpesan ada lima hal yang harus dilakukan dalam pelaksanaan MTQ XVIII dalam kondisi Covid-19. Pertama, seluruh pihak harus berkomitmen penuh menerapkan protokol kesehatan di semua lini. Aspek regulasi dan anggaran untuk memastikan hal itu menjadi prioritas utama.

Baca juga : Kompak Kepsek SD/SMP se-Kota Bengkulu Gelar Pertemuan, Bantah Statemen Ketua PGRI

Kedua, persoalan fisik dan non fisik seperti kesiapan kafilah, dewan hakim dan lainnya harus disiapkan sesuai kondisi. Tiga, anggaran dari APBN dan APBD atau pihak ketiga harus transparan agar tidak menimbulkan permasalahan dekemudian hari.

“Empat, setiap daerah berlomba dengan kemampuan sendiri, tidak ada peserta dari luar daerah untuk meraih kejayaan semata dan kelima untuk memastikan semua peserta di seluruh provinsi telah digunakan aplikasi e-MTQ,” deikian diterangkan Fachrul Razi.

Bertajuk “Dengan MTQ Nasional Kita Wujudkan SDM Yang Unggul, Profesional, dan Qur’ani Menuju Indonesia Maju”, Launching MTQ Tingkat Nasional XXVIII Tahun 2020 di Sumatera Barat via Virtual Meeting ini dibuka secara langsung Menteri Agama RI Fachrul Razi. (mcpb/rian)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: