Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238

Persediaan Premium Berkurang Disebabkan Pemerintah Gagal Bayar Hutang

NASIONAL, RR – Terhambatnya layanan BBM jenis Premium kepada masyarakat dikarenakan Pemerintah tidak mampu membayar hutang kepada Pertamina. Karena itu Indonesian Resources Studies (IRESS) menuntut pemerintah agar segera membayar hutang kepada BUMN itu.

Menurut Direktur IRESS, Marwan Batubara, dengan tersendatnya uang Pertamina sebesar Rp 40 triliun, menyebabkan perusahaan itu tidak mampu melakukan pelayanan yang optimal. Terbukti banyak SPBU yang tidak menyediakan Premium. Dengan demikian pemerintah telah mengabaikan hak yang seharusnya diterima oleh masyarakat.

“Harus segera dibayar. Jangan membebankan BUMN. Pengelolaannya harus profesional terutama masalah keuangan,” katanya ditulis Rabu (26/7).

Dia meminta Pemerintah tidak memperalat BUMN sehingga membuat perusahaan plat merah terus menjadi kerdil. Terlebih perusahaan strategis seperti Pertamina harus didorong menjadi kuat untuk bersaing dengan perusahaan internasional.

Dengan kuatnya perusahaan strategis pada akhir mampu memberi pelayanan yang optimal dan menjaga stabilitas nasional.

“Persoalan ini menjadi penting karena precanaan bisnisnya menjadi terganggu dan sulit bersaing dengan perusahaan lain. Bagaimana dia bisa berkembang dan kuat jika BUMN terus ditekan. Jadi tidak berkembangnya Pertamina ini salah satu penyebabnya kebijakan Pemerintah yang salah,” pungkasnya.
(002)

sumber poto Marwan Batubara: republika.co.id (Yogi Ardhi)

adminadmin

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: