Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037

Suap PLTU Riau-I, Dirut PLN Akui Bertemu ‘Papa Setnov’

NASIONAL, RR – Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengakui medio 2016 dirinya ditelepon Eni Maulani Saragih yang ketika itu masih menjabat Anggota Komisi VII DPR.

Hal tersebut disampaikan Sofyan ketika bersaksi untuk terdakwa Johanes B Kotjo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis, (25/10).

“Ibu Eni melalui telepon menyampaikan bahwa Pak Ketum (Setya Novanto) mau bertemu dengan saya,” kata Sofyan Basir.

Ketika itu, Eni meminta Sofyan menemui Ketua DPR Setya Novanto di kediaman pribadi Novanto.

Sofyan melanjutkan, pada pertemuan itu Novanto membicarakan soal informasi adanya program kelistrikan 35.000 MW yang dikerjakan PLN.

“Saat itu juga disampaikan bila sudah berjalan proyeknya. Sudah ada dalam RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik) sudah kami umumkan di media dan sudah ada banyak peminat hampir 50 persen ikut tender,” kata Sofyan.

Kembali ia menggarisbawahi jika pada pertemuan itu, ia kembali mengajak Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN, Supangkat Iwan.‎ Pada pertemuan itu juga dihadiri oleh Eni Saragih. Hanya saja Eni tidak banyak bicara saat pertemuan dilakukan.

“Waktu itu belum (bahas PLTU) karena itu program baru mencoba melakukan inovasi bisnis PLN supaya efisien,” kata Sofyan.

Ditengah ceritanya, Sofyan ditanyai jaksa apakah Novanto saat itu menyampaikan minatnya mengikuti lelang proyek  PLTU. Sofyan membenarkan hal tersebut. Novanto disebut Sofyan berminat mengerjakan proyek PLN di Pulau Jawa.

“Ada (minat dengan proyek PLN di Jawa) disampaikan beliau (Novanto) memungkinkan misalkan ada proyek-proyek di Jawa, kalau ada kawannya bisa ikut,” kata Sofyan.‎

Namun Sofyan menginformasikan bahwa proyek PLN di Jawa sudah dikerjakan oleh pemerintah. Sebab proyek di Jawa merupakan pembangkit listrik tenaga gas.

“Kebetulan Jawa 3 sudah dipegang langsung PLN. Karena pembangkit listrik tenaga gas untuk malam hari. Saya lalu sampaikan ke beliau mohon maaf, Jawa 3 sudah ada yang memiliki yaitu kami sendiri,” kata Sofyan.

Saat pertemuan tersebut, Sofyan juga mengatakan pernah mengusulkan proyek lain yang masuk RUPTL di luar pulau Jawa. Proyek PLN di luar Jawa belum banyak diminati oleh investor atau pengusaha.

“Saya sampaikan masih banyak proyek RUPTL lain. Waktu itu RUPTL di luar Jawa belum banyak diminati Pak,” kata Sofyan.

Dalam kasus ini, ‎Bos Blackgold Natural Resource Johannes B Kotjo didakwa KPK menyuap mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih sebesar Rp 4,7 Miliar.‎

Menurut Jaksa, uang yang diberikan Johanes kepada Eni agar perusahaannya mendapatkan Independent Power Producer (IPP)‎ PLTU Riau-1. Proyek tersebut merupakan kerjasama antara PT PJBI, Blackgold Natural Resources Limited, dan China Huadian Engineering Company. [Dsh]

Setya Novanto, sumber foto: sindonews.com

PurwantoPurwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: