Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037

Allah Menjawab Apa Yang Anda Pikirkan

OASE, RR – Semoga Allah merahmati kita di dunia untuk menuju akhirat yang kekal abadi, semoga Allah memberikan kebahagiaan dunia dan kebahagiaan akhirat, semoga Allah menjauhkan diri kita dari fitnah dunia. Dizaman era digital ini, begitu banyaknya berselebaran foto-foto di media sosial semacam facebook, instagram, Bbm, line dan sebagainya. Zaman yang begitu asyiknya orang berselfi atau foto-foto dengan gaya bebasnya. serba moderen, mentereng, menjadi sebuah kebanggaan seseorang ketika memiliki jabatan yang tinggi, memiliki harta yang melimpah, ketika di kronologi facebook ada pertanyaan “Apa yang Anda pikirkan? Dan ternyata yang dipikirkan adalah mengunggah foto sedang makan di rumah makan mewah, mengunggah foto sedang makan di hotel, mengunggah foto punya mobil baru, mengunggah foto punya rumah megah nan mewah, para pejabat mengunggah foto sedang jalan-jalan kesana kemari, padahal uang rakyatnya yang dimakan.

Jangan-janganlah sering seperti itu, disana ada orang-orang sedang kelaparan, mirisnya lagi zaman sekarang banyak remaja yang belum tahu manfaat bermain smartphone, sehingga yang ada dalam pikirannya adalah berleha-leha dengan dunia digital ini, smartphone bukan dipakai untuk menyebar kebaikan tapi untuk menumpahkan keluh kesahnya di facebook.  Itukah yang Anda pikirkan? Ketika yang dipikirkan adalah cinta dunia takut mati, sudah seberapakah persiapan diri untuk menghadap Ilahi?

Seseorang hidup di dunia ini harus semaksimal mungkin mempersiapkan diri untuk bekal hidup di akhirat nanti. Bagaimana sesorang mempersiapkan diri untuk menghadap Ilahi jika cinta dunia lebih tinggi dibanding cinta Allah dan Nabi, bagaimana mempersiapkan diri untuk menghadap Ilahi jika cinta dunia takut mati. Saat hidup di dunia diberi karunia ilahi manusia banyak tak mensyukuri nikmat ilahi, diberi nikmat badan yang sehat, diberi nikmat badan yang kuat tetapi kebanyakan manusia mengkufuri nikmat Ilahi. Diberi Allah Azza wa jalla dengan usia yang panjang digunakan untuk bermaksiat daripada digunakan untuk taat dan kesempatan bertobat. Semoga orang-orang seperti ini khususnya diri saya pribadi tidak terlaknat karena lebih banyak mendustai daripada mensyukuri.

Fenomena zaman kekini kinian terlihat pemandangan yang cukup membuat mata kita gatal. Dari anak-anak, dewasa bahkan tua semua memegang smartphone. Bahkan dengan gaya ibu jari yang dinaik turunkan seorang kakek tua asyik bermain facebookan. Spontan saya sempatkan bertanya pada si mbah yang kebetulan pemilik kos yang saya tempati, mbah punya facebook, oalah…gak punya Kang Fathur, untuk apa punya facebook, lah wong kita langsung ketemu saja lebih asyik, itulah sebagian kakek tua yang tidak bisa bermain medsos. Mereka yang tidak bisa bermain medsosan terlihat lebih tenang dan asyik diajak bercakap-cakap sembari menikmati seruputan kopi, yang pasti kalau diajak ngobrol mereka lebih cepat nyambungnya. Jauh berbeda dengan anak zaman milenial sekarang saat diajak ngobrol, lain ditanya lain yang dijawab dan lain lagi yang dipikirkan.

Saya coba mendekati para remaja masjid, yang juga suka bermain medsosan, sedikit mengulang pertanyaan yang ada di kronologi beranda facebook “Apa yang Anda pikirkan?  Apakah Anda berfikir ujian? “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ’Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.”  (Qs. Al-Ankabut ayat: 2-3)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir, tidak mendapatkan apa yang Anda inginkan? “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui” (Qs. Al-Baqarah ayat: 216)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir, begitu beratnya ujianmu? “Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya” (Qs. Al-Baqarah ayat: 286)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir, bahwa Anda adalah orang yang lemah? “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman” (Qs. Al-Imran ayat: 139)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir tidak ada yang menolongmu? “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’” (Qs. Al-Baqarah ayat: 45)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir beramal baik tidak akan dapat apa-apa?

“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri, harta mereka dengan memberikan jannah untuk mereka…” (Qs. At-Taubah ayat: 111)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir berserah diri hanya kepada manusia? “Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari-Nya. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal” (Qs. At-Taubah ayat: 129)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir, bahwa Anda tak sanggup menghadapinya? “dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir.” (Qs. Yusuf  ayat: 87)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir, Anda sedang sedih? “Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu…” (Qs. Al-Baqarah ayat: 2)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir, dosa Anda terlalu banyak? “Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Az-Zumar ayat: 53)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir, tidak ada yang melindungi Anda? “Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (Qs. Al-Baqarah ayat: 257)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir, susahnya mencari jalan keselamatan? “Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (Qs. Al-Maidah ayat: 16)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir, sedang tertekan, gelisah dan susahnya mencari ketentraman? “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Qs.  Ar-Ra’d ayat: 28)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir, ingin cinta dan ketenangan? “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (Qs. Ar-Ruum ayat: 21)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir, bahwa Allah itu jauh? “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” (Qs.Qaaf ayat: 16)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir, tak ada yang membalas kebaikan Anda dan menghargai Anda? “Sesungguhnya ini adalah balasan untukmu, dan usahamu adalah disyukuri (diberi balasan).” (Qs. Al-Insaan ayat: 22)

Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda berfikir, bahwa dosa-dosa Anda tak diampuni? “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah?…” (Qs. Ali Imran ayat: 135)

Allah Azza wa jalla telah menjawab semua yang ada dalam pikiran kita, di atas adalah bagian jawab terkecil yang ditulis, jika kita menulis nikmat-nikmat Allah dan atas pertanyaan-pertanyaan kita semua maka jika ranting jadi penanya, lautan jadi tintanya dan daun-daun menjadi kertasnya semua tidak cukup untuk menuliskan nikmat-nikmat Allah yang telah berikan kepada manusia di dunia ini. Semoga kita menjadi orang-orang yang mensyukuri nikmat Allah dengan selalu hati dan pikirannya mengingat Allah. Karena hanya dengan mengingat Allah hati kita menjadi tentram.

Diakhir pernyataan saya di atas remaja masjid tetaplah asyik bermain smartphone, saya ingin menguji, smartphonenya membuat dirinya lebih pintar atau tidak. Lalu kutanyakan kembali pada remaja yang sedang asyik bermain medsosan, Apa yang Anda pikirkan? Remaja masjid itu menjawab. Yang saya pikirkan adalah Allah. Alhamdulillah. Semoga Allah menambah hidayah remaja-remaja zaman sekarang. Aamiin. Woullahu’alambishowab.

Oleh: Fatkur Rohman, M.Pd.I (Kang Fatkur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: