Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037

Dunia Adalah Ladang Akhirat

OASE, RR – Dunia ini bukan tujuan namun hanya jembatan, jadikan setiap tujuan hidup di dunia adalah sebagai ladang amal kebaikan dan mencari ridho Allah. Seseorang yang memiliki tujuan yang jelas tidak akan pernah merasakan gelisah karena tujuan akhir kita hidup di dunia ini adalah bahagia di akhirat sehingga tatkala hidup di dunia seseorang akan menjadikannya sebagai jembatan untuk sampai dengan selamat di akhirat.

Dunia ini penuh dengan perhiasan, kesenangan, perebutan kekuasaan, keserakahan dan berbagai macam hiruk pikuk dunia yang hanya sementara. Dunia adalah ladang akhirat, tanamkanlah kebaikan kepada sesama makhluk Allah, kepada sesama manusia, peliharalah hubungan baik antara anak menghormati dan taat kepada orangtua begitupun sebaliknya orangtua menyayangi anaknya, suami sayang terhadap istri sebaliknya istri taat dan hormat pada suami, pelihara hubungan baik kepada sesama keluarga, kepada sesama tetangga, kepada sesama rekan kerja, kepada sahabat dan memelihara alam di dunia ini sebagaimana kita sebagai khalifatullah yaitu pemimpin di muka bumi ini.

Dunia adalah ladang akhirat, jika baik di dunia maka baik dan mendapatkan posisi terbaik pula diakhirat begitupun sebaliknya jika di dunia berbuat buruk maka balasannya juga akan mendapatkan posisi terburuk diakhirat yaitu neraka jahanam. Maka jangan sampai dunia sebagai tujuan tapi jadikan dunia sebagai jembatan. Hidup di dunia hanya sebentar ingatlah pada akhirnya yang kita perjuangankan mati-matian akan berujung pada kematian yang pada akhirnya kita hanya meninggalkannya dan tak dapat menikmatinya kecuali tiga hal yang menjadikan ladang kita akan terus subur dan berpenghasilan berlipat lipat dalam sabdanya Rasulullah Shallaallahu alaihi wassalam yaitu sodakoh jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholeh yang selalu mendoakan kedua orangtuanya.

Wallahu A’lam.

Fatkur Rohman, M.Pd.I (Kang Fatkur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: