Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037

Yahudi Menyebar Hoax Atas Ciri-Ciri Rasul Muhammad Saw Dalam Taurat

Sumber poto IDN Times

ReportaseRakyat.com – Penomena kata hoax di Indonesia belakangan ini kerap kali terdengar, terlebih pada momentum politik 2019, kata hoax menjadi buah bibir, bahkan sebagai alat tuding menuding satu pihak dengan lainnya.

Namun sebagaimana yang sobat sadari, berita Hoax bukanlah fenomena baru. Jauh sebelum zaman media sosial saat ini, kabar bohong kerap kali dilakukan oleh pihak tertentu untuk berbagai tujuan.

Sebagaimana pada zaman kehidupan Nabi Muhammad Saw, kalangan Yahudi di Madinah memproduksi berita hoax atas kitabnya Taurat guna menyangkal kebenaran Nabi Muhammad sebagai seorang Rasulullah.

Padahal dalam kitab mereka terdapat ciri-ciri yang jelas bahwasanya akan datang seorang utusan yang telah lama mereka nanti-nantikan. Bahkan dalam riwayat Ibnu Abi Hatim dari ibn Abbas, bahwa dulu orang-orang Yahudi untuk berdoa memohon kepada Allah swt dengan bertawasul kepada Rasulullah saw (sebelum beliau menjadi nabi), untuk mendapat kemenangan atas orang-orang musyrik musuh mereka, terutama suku Aus dan Khazraj di Madinah.

Namun ketika telah sampai berita kenabian Muhammad Saw, orang-orang Yahudi mengingkari atas ciri-ciri yang jelas di kitab mereka. Maka kala itu Mu’adz bin Jabal bin Bisyr bin Bara dan Daud bin Salamah dari kalangan anshar (penduduk madinah dari suku Aus dan Khazraj) berkata:

“Hai orang-orang Yahudi, takutlah kepada Allah swt dan masuklah ke dalam Islam. Kalian dulu memohon kepada Allah swt dengan bertawasul dengan Muhammad agar dapat mengalahkan kami ketika kami masih musyrik. Kalian juga memberitahu kami bahwa beliau pasti akan diutus dan kalian juga pernah menyebutkan sifat-sifatnya yang sama dengan sifat-sifatnya saat ini”.

Lalu Salam bin Misykam yang merupakan seorang Yahudi Bani Nadhir berkata: “Dia tidak datang kepada kami seperti yang kami ketahui. Sedangkan yang kami sebutkan kepada kalian dulu, bukan dia. Lalu turunlah surat Albaqarah 89 yang artinya:

“Dan setelah sampai kepada mereka Kitab (Al-Qur’an) dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka sedangkan sebelumnya mereka memohon kemenangan atas orang-orang kaflr, ternyata setelah sampai kepada mereka apa yang telah mereka ketahui itu, mereka mengingkarinya. Maka laknat Allah bagi orang-orang yang ingkar”.

Bahkan dalam riwayat Ibn Abi Hatim dari ibn Abbas dikatakan; para pendeta Yahudi bertidak lebih jauh dengan merubah isi sari kitab Taurat. Para pendeta itu menemukan ciri-ciri Rasullulla utusan terakhir dalam Taurat, yaitu; lingkar area matanya berwama hitam, postur sedang, rambut ikal, dan berwajah tampan.

Lalu mereka menghapus ayat tersebut dan merubah ciri-cirinya yakni; “bertubuh tinggi, kulit hitam, dan rambut lurus” maka turunlah surat Albaqarah 79 yang artinya:

“Maka celakalah orang-orang yang menulis kitab dengan tangan mereka (sendiri), kemudian berkata, ”Ini dari Allah,” (dengan maksud) untuk menjualnya dengan harga murah. Maka ceIakalah mereka, karena tulisan tangan mereka, dan celakalah mereka karena apa yang mereka perbuat.”

Demikian hoax yang dilakukan kalangan Yahudi karena Rasul terakhir ternyata datang dari bangsa arab yang merupakan keturunan Nabi Ibrahim as dari garis Nabi Ismail as.

Sedangkan mereka berharap dan mengira, Rasul terakhir akan diutus dari kalangan mereka yakni bangsa Yahudi keturunan Nabi Ibrahim as melalui garis Ishaq as dan Ya’qub as. Demikian sikap iri mereka yang menjadi tabir hingga mereka menyangkal atas ciri-ciri yang ada, padahal mereka mengetahui.

Sahabat, ditengah simpang-siur hoax yang bertebaran, tetaplah berupaya agar memiliki hati yang terbuka untuk kebenaran bukan berupaya untuk melakukan pembenaran.

Kadangkala dialektika begitu fasih dan mempesona hingga bukan hanya mampu memukau pendengarnya, namun juga mampu menipu orang yang berucap dan mencari pembenaran tersebut. Wallahualam…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: