Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037 || Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Sony Taurus cp. 0852 7376 2037

Dari Atap Yatim Menuju Ke Pelosok Dunia

OPINI, RR – ATAP YATIM adalah sebuah yayasan yang didirikan oleh Ust.Abdul Aziz Darmawan, berawal dari ketidak tenangan beliau menjadi sebuah karyawan yang di batasi ruang lingkupnya maka beliau memilih menempuh jalan berwirausaha dan mendirikan pesantren Pondok Pesentren Al Quran bina At-taufiq.

Banyak usaha-usaha yang beliau lakukan dari ternak lele,jual madu Sumbawa ,cilok, dan travel umroh ,namun tidak semua berjalan lancar pasang surut usaha telah beliau lalui hingga pada akhirnya beliau memfokuskan kepada bisnis cilok,madu Sumbawa,dan travel umrah. Dan usaha-usah yang dijalani ini berfokuskan untuk membiaya kebutuhan santri dan pondok pesantren.

Tidak hanya mencari keuntungan dalam bisnisnya tapi Ust.abdul Aziz Darmawan memberikan beasiswa gratis 100% untuk seluruh santri di pondok pesantren, bahkan setiap harinya di beri uang saku. Prinsip beliau dalam menjalani bisnis dan sebagai pendiri pesantren, bahwa anak-anak yang dibina ini tidak akan mengurangi rejeki kita. Bahkan semakin kita banyak memberi semakin banyak juga yang kita dapat, inilah prinsip bagi seorang Ust. Abdul Aziz Darmawan.

Yang beliau lakukan ini termasuk dalam Sociopreneur, yang mana kegiatan ekonomi atau bisnis yang berbasis sosial, dalam arti lain sosialpreuneur ini adalah bisnis yang dijalankan dengan menerapkan prinsip-prinsip sosial. Sosialpreuneur ini sangatlah membantu di lingkungan masyarakat bahkan bisa besar skala nasional nantinya.

Dari apa yang beliau telah lakukan selama ini, beliau mempunyai harapan besar kepada para santri yang beliau bina di pondok pesantren Al Quran bina At-taufiq Yayasan Atap Yatim. Yaitu “Dari Atap Yatim Menuju Ke Pelosok Dunia”, dalam artian beliau punya harapan kelak nanti santri-santri di pondok ini dapat merubah peradaban dimanapun mereka berada.

Semoga sedikit kisah ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi kita yang masih belum mampu memberikan manfaat bagi banyak orang dalam hidup, karna kisah ini mengajarkan kita bahwa berbisnis itu tidak selalu memikirkan profit tetapi seimbangkan profit dengan benefit. Closing statement dari saya “ Want to be a useful person, not make use of People”.

Penulis: Hadi Faisal, Mahasiswa STEI SEBI

Iklan

2 Responses to Dari Atap Yatim Menuju Ke Pelosok Dunia

  1. Feri (bidut) berkata:

    Manta teruskan perjuangan mu anak muda

  2. Feri (bidut) berkata:

    Terus lah berkarya untuk agama bangsa dan negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: