Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Membangun Citra Politik Itu Penting

OPINI, RR – Membangun citra politik adalah upaya terencana, bertahap dan terus menerus membuat pihak lain tertarik, merubah pandangan, sikap, perilaku, dukungan dan tindakannya sesuai tujuan atau target yang ditetapkan pihak yang membentuk citra politik.

Citra politik adalah kesan subyektif atau obyektif terhadap seseorang, organisasi, bangsa dan negara tertentu. Domain citra politik mencakup 2 dimensi, yakni dimensi Kognitif dan dimensi Afektif.

Dimensi Kognatif yakni kalkulasi atau pertimbangan rasional tertentu, sedangkan Dimensi Afektif adalah sisi emosi atau perasaan seseorang terhadap suatu gejala, obyek, prilaku, sikap, dan tindakan tertentu.

Menurut Hafid Changara (234) membangun citra politik harus memperhatikan kedua dimensi tersebut secara proporsional sehingga terbentuk perasaan respek, sentimen secara utuh, kuat dan berkelanjutan.

Sebagai tokoh politik, lembaga Pemerintah dan posisi strategis lainnya sejak awal harus memperhatikan citranya dari waktu ke waktu, karena hal itu adalah modal utama yang tidak terhitung nilainya. Tingkat citra politik yang baik akan beruntung dan berguna, apabila citra rusak bisa menjadi sumber bencana.

Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) jika calon kepala daerahnya memiliki citra politik yang baik dan kuat, popularitas bagus, elektabilitas bagus kemungkinan terpilihnya berpeluang lebih besar.

Tingkat citra politik sebenarnya berbanding lurus dengan kepribadian, semakin baik citra politik yang melekat semakin efektif

Hal yang perlu diwaspadai adalah pembangunan citra politik karbitan, biasanya citra karbitan akan muncul pada saat menjelang Pilkada. Dan ini yang perlu diwaspadai, jangan pilih pemimpin karbitan karena dia hanya bisa mengumbar janji-janji manis saja.

Namun, apabila jika citra itu sudah dibangun sejak awal (sebelum masa Pilkada) biasanya seseorang tersebut memiliki komitmen yang tinggi.

Menjaga citra politik harus senantiasa meningkatkan kualitas pribadi, kecakapan komunikasi. Mampu bekerja keras, disiplin, loyal, konstruktif dan berkarya secara nyata dan mampu menunjukan harapan masa depan yang lebih baik, lebih cerah serta sejahtera.

Oleh: Lamhir Syam Sinaga, Dosen Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Bengkulu

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: