Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Lindungi Penyelenggara Pemilu, Pemilukada Serentak Aman Covid-19

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Saat ini wabah coronavirus disease 2019 (Covid 19) semakin menunjukkan perkembangan yang mengkhawatirkan. Secara nasional angka penderitanya sudah diatas 100.000 orang, per 5 Agustus 2020.

Sudah saatnya pemerintah memikirkan supaya penyelenggara Pemilu/Pilkada ( KPU-Bawaslu) dan jajarannya sampai ke tingkat desa se-Provinsi Bengkulu, untuk dilakukan test swab, memastikan apakah terpapar Covid-19 atau tidak.

Ini bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang bisa menghambat kelancaran tahapan Pilkada. Jangan sampai kita lengah. Sebab bayak orang tanpa gejala (OTG), setalah dilakukan swab ternyata terpapar Covid-19.

“Meskipun telah dilakukan rapid test tidak menjamin bebas atau tidak terpapar Covid-19. Memang idealnya harus dilakukan Swab test. Apalagi semakin mendekati hari H Pemilukada maka penyelenggara semakin sering berkontak erat dengan masyarakat,” ungkap pengamat sosial Agustam Rachman.

Ini harus jadi perhatian kita semua, dan seharusnya jajaran penyelenggara yang baru selesai sosialisasi berkontak erat dengan masyarakat banyak. Diberi libur/karantina mandiri selama 14 hari.

“Melindungi Keselamatan nyawa penyelenggara sama halnya dengan melindungi masyarakat secara luas,” ungkap Agustam Rachman.

Kalau soal alasan dana swab test yang tidak ada anggarannya, buktinya KPU pusat melakukan kerjasama dengan BIN melakukan swab test.

“Harusnya BIN juga melakukan swab test bagi penyelenggara didaerah. Apa bedanya KPU Pusat dan penyelenggara di daerah. Bahkan dari sisi beban kerja, penyelenggara di daerah lebih berat,” demikian Agustan Rachman.(red)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: