Informasi pemasangan iklan/ banner/ running text hubungi Awan cp. 0813-2432-1238 || email. reportaserakyat62@gmail.com

Perayaan Tabut 1442 H, Hanya Akan Ada Ritual Tanpa Festival

Bengkulu, ReportaseRakyat.com – Tahun baru Hijriah 1442 H kali ini dipastikan tidak ada perayaan Festival Tabut yang biasanya digelar mulai 1-10 Muharam. Unuk ritual Tabut, nantinya akan tetap dilaksanakan oleh Keluarga Kerukunan Tabut (KKT) secara terbatas.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai silaturahmi antara jajaran pemerintah Provinsi Bengkulu dengan Kerukunan Keluarga Tabut (KKT) di Balai Raya Semarak, Rabu malam (19/8/20).

Pada kesempatan ini Gubernur Rohidin mengingatkan jajaran pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen memberikan dukungan yang serius dan terencana pada festival yang masuk Calender Of Event Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI ini di waktu mendatang, agar budaya Tabut tetap lestari dan dikenal hingga manca negara.

Baca juga : 

Tindak Lanjuti Telgram Kapolri, Propam Polres BS Razia Protokol Kesehatan

Brimob Polda Bengkulu, Kembali Turun Patroli Protokol Kesehatan

2 Kali Diguncang Gempa, Takut Tsunami Sebagian Warga Beringin Raya Pilih Evakuasi ke UNIB

Gempa 6.9 dan 6.8 SR, 8 Rumah Rusak Ringan Pagar Puskesmas Roboh

Ketua Harian KKT Junaidi Zul, di masa Pandemi Covid-19 semua kegiatan yang berpotensi mengumpulkan masa seperti rangkaian festival dan bazar ditiadakan.

“Kami keluarga besar KKT tetap mengedepankan kepentingan dan keselamatan orang banyak,” ujarnya.

Sementara untuk ritual Tabut lanjutnya, akan diawali dengan mendoa (berdoa) yang dilakukan beberapa orang, kemudian tanggal 4 atau 5 Muharam dilakukan ritual cuci penja di rumah masing-masing dan kemudian akan ditutup dengan ziarah ke makam Karbala pada tanggal 10 Muharam dengan jumlah orang terbatas.

“Kita tetap melakukan ritual prosesi di rumah masing-masing yang sifatnya tidak mengumpulkan masa,” tutupnya.(mcpb)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: